Ketik disini

Headline Metropolis

Pesawat Garuda Tergelincir

Bagikan

* Aktivitas Penerbangan di BIL Lumpuh Total

 

PRAYA – Pesawat Garuda jenis ATR 7040 mengalami musibah di Bandara Internasional Lombok (BIL) sekitar pukul 17.50 Wita, Selasa (3/2) kemarin. Pesawat tergelincir kemudian terperosok sejauh 20 meter dari landasan pacu hingga mendekati lokasi Taxi A Bandara.

Pesawat nahas yang mengangkut 29 penumpang tersebut berangkat dari Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali dan akan Bandara Internasional Hasanuddin Makassar, Ujung Pandang. Pesawat hanya transit di BIL.

Tak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun kejadian itu membuat aktivitas penerbangan di BIL lumpuh total. Sejumlah penerbangan dari BIL dihentikan total, begitu juga penerbangan dari bandara lain.

Informasi yang dihimpun Lombok Post dari sejumlah penumpang, sebelum mendarat, pesawat berbadan kecil itu sempat oleng di udara. Seluruh penumpang panik dan ketakutan karena mendapatkan informasi kalau pesawat akan mendarat darurat menyusul roda depan pesawat bermasalah.

Kru pesawat, kata beberapa penumpang sempat memberikan informasi kondisi yang dialami. Pesawat kemudian leading dan mengarah ke lahan datar yang ditumbuhi rumput sekitar 20 meter dari runway.

Setelah pesawat tergelincir, situasi mencekam dan membuat sebagian penumpang berteriak panik. Beruntung tak muncul percikan api sehingga pesawat tidak mengalami musibah lebih parah.

Pesawat kemudian berhenti di lahan datar yang ditumbuhi rumput. Hanya dalam hitungan menit, beberapa mobil pemadam kebakaran serta ambulance milik Angkasa Pura (AP) mendekat ke pesawat. Satu per satu penumpang kemudian dievakuasi. Sementara bodi pesawat tidak bisa dievakuasi. “Yang penting kami selamat. Alhamdulillah, ini merupakan ujian yang tidak terduga buat kami semua,” kata Soni, salah seorang penumpang, Selasa (3/2) kemarin.

Dengan wajah pucat, Soni menceritakan kronologis evakuasi. Mereka satu per satu diminta keluar dari badan pesawat melalui pintu darurat. Karena panik, penumpang saling berdesakan keluar dari bodi pesawat. Sementara itu, mobil pemadam dan ambulance tetap stanbay.

Sementara itu, hingga tadi malam, aktivitas penerbangan di BIL lumpuh total. Untuk sementara, penerbangan ditiadakan atau ditunda hingga pukul 09.00 Wita pagi ini sambil menunggu kebijakan otoritas maskapai Garuda untuk dilakukan evakuasi badan pesawat.
”Sejak tinggal landas dari Denpasar (Bandara Internasional Ngurah Rai, Red) kami sudah merasakan keanehan. Tapi, yang penting kami selamat. Itu karunia yang luar biasa buat kami,” ujar sejumlah penumpang lainnya.

Akibat insiden tersebut, sejumlah penumpang di BIL kecewa karena penerbangan lumpuh total. Penerbangan dari BIL menuju sejumlah bandara di Indonesia tidak bisa dilaksanakan. Karena, bodi pesawat nahas tersebut masih berada di area runway. “Apa boleh buat, terpaksa kami kembali ke Mataram. Mudah-mudahan besok (hari ini, Red) aktivitas penerbangan di BIL, pulih seperti biasa,” ujar sejumlah penumpang di bandara.

Beberapa penumpang yang hendak berangkat dari BIL terpaksa pulang. Di antaranya H Najmul Ahyar dan Arimbawa. Ia tidak jadi berangkat menuju Jakarta karena musibah tersebut. “Apa boleh buat, yang namanya musibah, kita tidak tahu kapan datangnya. Yang penting, tidak terjadi apa-apa,” kata Najmul Ahyar.

Dari keterangan petugas prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Selaparang-BIL, Marie Carine, kondisi cuaca saat tergelincirnya pesawat tersebut cukup cerah. Kecepatan angin juga normal mencapai 10 not atau 5 kilometer per jam. “Kondisi awan juga cerah. Di beberapa titik udara, memang ada yang berawan, tapi tidak membahayakan,” ujarnya.

General Manager PT Garuda Indonesia Cabang Mataram Sudarmadi enggen mengomentari kejadian yang menimpa pesawat tersebut. Dia beralasan akan melaporkan ke pimpinan pusat dan pres rilis akan dikirim melalui email. “Saya tidak bisa berkomentar, kita tunggu saja rilis dari pusat,” katanya.

General Manager (GM) AP BIL Pujiono yang dihubungi
melalui saluran telepon tak ada respons. “Pak GM lagi rapat, terkait masalah pesawat itu. Jadi, kepastian evakuasi pesawat, masih menunggu pihak maskapai,” sambung General Affair and Communication AP BIL Albar Wahyudi. (dss)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *