Ketik disini

Sportivo

Red Devils Dekati Wembley

Bagikan

*Man United 3 V 0 Cambridge

MANCHESTER – Kemenangan 3-0 atas Cambridge United, Rabu (5/2) dinihari WIB, mengantar Manchester United (MU) lolos ke babak V Piala FA 2014/15. Dengan hampir selalu memasang susunan starting eleven terbaiknya di turnamen ini. Coach Louis van Gaal mengisyaratkan, jika armada The Red Devils sedang dalam perjalanan (on the way) menuju partai puncak di Stadion Wembley, 30 Mei mendatang.

Ya, Manchester United (MU) diyakini selangkah lebih dekat untuk mengakhiri puasa trofi Piala FA yang terakhir mereka angkat 11 tahun silam. Pasalnya, pasukan Setan Merah terus mendapat undian empuk sejak mengawali turnamen ini di babak III, dalam kemenangan 2-0 di markas Yeovil Town, 4 Januari silam.

Meski sempat mendapat perlawanan dari tuan rumah Cambridge United yang mengimbangi mereka 0-0, pada 23 Januari lalu. Wayne Rooney dkk akhirnya mengubur mimpi tim peringkat 14 League Two (Divisi IV Liga Inggris) tersebut dalam duel replay babak IV. Tiga gol sumbangan masing-masing dari Juan Mata (menit ke-25), Marcos Rojo (32’) dan James Wilson (73’) meloloskan MU ke babak V (16 besar).

Di babak perdelapan final, MU sudah ditunggu salah satu dari dua wakil League One (Divisi III Liga Inggris) yang tersisa, yakni Preston North End di Deepdale Stadium. Klub tempat awal David Moyes (eks pelatih MU) mengawali karir kepelatihannya itu, menapak 16 besar dengan menumbangkan tim ‘Pembunuh Raksasa’ di Piala Liga Inggris musim ini, Sheffield United 3-1, dalam replay di Bramall Lane.

Dengan kembali dapat undian empuk di babak V, MU jelas punya kans besar melaju ke perempat-final. Van Gaal pun mulai sesumbar timnya jadi kandidat terkuat perebut trofi Piala FA 2014/15. Meski pelatih yang memiliki julukan The Iron Tulip tersebut tetap mewaspadai dua rival tradisionalnya di deretan The Big Five EPL, Arsenal sebagai juara bertahan dan Liverpool, jika lolos dari hadangan Bolton Wanderers.

Sudah pasti, sesumbar itu tidak asal. Karena terlihat dari susunan 11 pemain awal yang diturunkan van Gaal sejak babak III. Pelatih asal Belanda itu selalu memasang nama terbaik tanpa mempertimbangkan status level lawan yang dihadapi hanya sekelas Yeovil dan Cambridge. Itu berarti dia amat serius menatap turnamen yang diklaim tertua di dunia tersebut dan bilang tak menganggap enteng Preston.

Dan untungnya, kejutan Piala FA musim ini telah memakan korban tim-tim papan atas EPL, macam Chelsea, Manchester City, Tottenham Hotspur dan Southampton. Mungkin jika mempertimbangkan Chelsea dan Man. City yang juga telah tersingkir di Piala Liga Inggris. Maka ambisi MU merebut titel EPL benar-benar berat, karena fokus kedua tim teratas di klasemen sementara itu, tersisa di dua ajang.

So, van Gaal menganggap trofi Piala FA lebih realistis ketimbang mengejar juara EPL. ”Kami punya kans yang sangat besar sekarang. Kenapa? Karena kami adalah tim paling berkualitas di Piala FA sampai sejauh ini, jadi status kami yang teratas sebagai unggulan. Tapi Arsenal dan mungkin Liverpool masih bertahan sebagai pesaing berat dan juga berjuang demi trofi ini,” seru van Gaal di situs resmi klub.

”Orang-orang mungkin bertaruh pada kami, tapi saya tidak diperbolehkan. Karena saya bukan penjudi di kasino. Namun saya bisa memberi Anda saran. Tentu saja saya pikir tim dengan kualitas lebih baik akan memiliki kemungkinan menang lebih besar, ketimbang tim yang kurang punya kualitas,” lanjut pelatih berusia 63 tahun itu, yang juga memuji pertahanan rapat The U’s -julukan Cambridge- di laga ini.

Adapun skuad besutan Richard Money tersebut sempat mengejutkan MU di menit pertama. Yakni ketika sepakan Tom Elliot usai memanfaatkan blunder Daley Blind menerpa mistar gawang David De Gea. Untungnya, taktik unik van Gaal yang menempatkan Marouane Fellaini sebagai second striker di belakang Robin van Persie sukses membongkar rapatnya pertahanan Cambridge. (sbn)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *