Ketik disini

Sumbawa

Seorang Pria Tewas Dikeroyok

Bagikan

* Dicurigai Kawanan Pencuri

SUMBAWA – Seorang pria dari Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, H Ali Adi Maktal, 45 tahun, tewas di tangan massa di kawasan Ulu Air, Dusun Limung, Desa Kukin, Kecamatan Moyo Utara, Selasa (3/2) malam lalu. Pria ini meregang nyawa karena diduga merupakan anggota dari kawanan pencurian ternak.

Menurut informasi, kejadian ini berawal ketika aparat Polri, TNI dan masyarakat melakukan patroli pengamanan di wilayah Dusun Limung, sekitar pukul 22.00 Wita. Patroli ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya kasus pencurian ternak yang marak terjadi di wilayah pesisir Kabupaten Sumbawa. Saat patroli, aparat beserta masyarakat melakukan patroli hingga ke wilayah Ulu Air.

Tiba-tiba, di lokasi ini, aparat dan masyarakat dilempari batu dari arah semak-semak. Ternyata di lokasi itu ada sejumlah orang yang diduga kuat merupakan kawanan pencuri ternak. Sebab, di lokasi tersebut ada sejumlah ternak kerbau milik masyarakat. Kuat dugaan kawanan ini menunggu perahu untuk mengangkut mereka dan ternak itu.

Saat dilempar, aparat kemudian melepaskan tembakan peringatan. Tembakan peringatan ini membuat terduga kawanan pencuri ternak itu kocar-kacir melarikan diri. Kawanan yang lain berhasil lolos. Namun sialnya seorang anggota yang diduga merupakan kawanan pencuri ternak ini dipergoki oleh massa. Langsung saja pria itu dihakimi oleh massa dan tewas di lokasi.

Di lokasi kejadian, ditemukan sejumlah tali yang digulung. Diduga tali ini akan digunakan untuk mengikat ternak milik warga. Aparat Polsek dan Koramil setempat sempat melakukan pengejaran terhadap perahu yang digunakan oleh kawanan yang diduga pelaku pencurian ternak ini. Namun, kawanan tersebut berhasil melarikan diri.

Kapolres Sumbawa, AKBP Karsiman yang dikonfirmasi mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan. Apakah pria yang tewas itu adalah salah satu anggota kawanan pencurian ternak atau masyarakat lain. Namun, menurut informasi yang bersangkutan diduga merupakan anggota kawanan pencurian ternak.

”Tapi kita belum pastikan sebelum merangkum dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan,” ujar kapolres.

Dikatakan, menurut informasi ada perahu mencurigakan yang menurunkan penumpang namun tidak memiliki kegiatan. Meski demikian, pihaknya belum bisa menyimpulkan bahwa itu adalah kawanan pencurian ternak atau bukan. Karena itu pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait hal ini. (run)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *