Ketik disini

Selong

Terminal Kosong, Halte Masbagik Dikaji

Bagikan

SELONG – Kecilnya animo masyarakat menggunakan moda transportasi Damri menuju Bandara Internasional Lombok (BIL) coba disiasati dengan membangunkan halte sebagai tempat penghubung. Dengan adanya halte penghubung tersebut, masyarakat tidak harus naik dari Terminal Pancor. Harapannya, akan semakin banyak yang menggunakan jasa angkutan yang satu ini.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Bis Damri yang melayani rute Selong-BIL, PP sangat jarang terisi penuh. Bahkan terkadang mereka hanya berangkat dengan satu atau dua penumpang saja. Sebenarnya kapasitas mobil yang digunakan sudah dikurangi dari 30 orang menjadi hanya kapasitas 17 penumpang.

Namun, tetap saja penumpang tidak banyak menggunakan angkutan yang sebenarnya dihajatkan untuk membuka akses dua wilayah itu. ”Kebanyakan warga di sini ke bandara pakai mobil pribadi,” jawab L Suandi, Kepala Dishubkominfo Lombok Timur.

Dengan adanya halte, diharap sebagian masyarakat di wilayah tersebut tertarik untuk beralih. Pasalnya mereka tak lagi harus memutar jauh ke wilayah Pancor untuk menuju bandara. Jika hal ini berhasil, tidak manutup kemungkinan akan kembali diadakan sejumlah halte bayangan di sejumlah lokasi lain.

Saat ini, tercatat ada enam kali keberangkatan Damri setiap harinya. Namun tak jarang bis hanya terparkir lantaran tak ada satupun penumpang yang hendak berangkat. Kalaupun ada, keterisian kursi masih sangat minim.

Sehingga, belum menguntungkan secara komersil. Pemerintah sendiri memang masih memberikan subsidi pada angkutan yang satu ini. ”Bis itu memang kebanyakan diemnya daripada jalan ke trayek,” kata Surti, seorang pedagang di kawasan terminal. (yuk)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *