Ketik disini

Selong

Penyuluh Mengeluh, Menpan Tak Terenyuh

Bagikan

* Sisi Lain Kunjungan Menteri Pertanian ke Lotim (2)

Dalam kunjungannya ke Lombok Timur, Menteri Pertanian H Andi Amran Sulaiman menyempatkan diri berdialog dengan sejumlah penyuluh. Ia menunjukkan ketidaksukaannnya dengan penyuluh manja yang masih terus meminta perhatian.

Begitu tiba di salah satu UPP di dekat Terara, Menteri Pertanian, H Andi Amran Sulaiman langsung disambut sejumlah orang. Ia rupanya sudah ditunggu oleh para penyuluh lapangan yang setiap hari berjibaku dengan para petani.

Sejumlah penyuluh yang sengaja hadir terlihat sumringah. Mereka memang menyempatkan diri khusus menghadiri acara itu. Salah satu misi yang dibawa adalah memperjuangkan nasib para penyuluh. Beberapa dari penyuluh yang ada mengaku masih berstatus honor, ada pula yang sukarela, ada juga yang PNS namun dengan posisi yang tak kunjung membaik.

Harapannya tentu agar keluh kesahnya bisa didengarkan. Nasibnya bisa diperjuangkan, dan kesejahteraan menjadi meningkat pada muaranya. Namun, alih-alih mengiyakan keluhan para penyluh itu, Menpan justru sama sekali terlihat tak terenyuh.

Bahkan, sang menteri kala itu membuka pembicaraan dengan mengungkapkan kekesalannya. Ia mengaku kesal dan marah dengan para penyuluh yang masih saja manja. Masih memikirkan nasib diri sendiri, memikirkan masa depan, padahal kerjanya untuk membantu petani belum tentu sudah becus.

a�?Di sana sini penyuluh yang saya temui selalu mengeluh ini dan itu, saya tidak mau lagi dengar,a�? jawabnya membuat suasana hening.

Menurutnya, penyuluh saat memilih untuk menjadi penyuluh harus sudah siap dengan segala resiko. Dirinya sudah harus diwakafkan ketika berurusan dengan para petani. Tidak boleh ada yang mengeluh, kerja, kerja, dan kerja adalah yang utama.

Jika itu sudah dilakukan, ia meyakini akan datang bantuan tuhan. Buktinya, banyak penyuluh yang benar-benar serius berhasil dan sukses. Mereka bisa sukses tanpa harus mengandalkan pemerintah. Bisa dengan usaha sampingan atau apapun selama itu halal.

a�?Coba lihat pejuang dulu yang berkorban jiwa dan raga, masak jadi penyuluh saja sudah cengeng,a�? katanya memberi motivasi.

Kesuksesan itu dikatakan nyata adanya jika penyuluh mau bersungguh-sungguh. Itu dibuktikan dengan menjadikan Wakil Bupati Khairul Warisin sebagai contoh. Pria yang ikut mendampingi kunjungannya itu memang merupakan mantan penyuluh.

Belakangan, ia berhasil sukses menjadi pengusaha dan melenggang hingga kursi Lotim dua. Bahkan, dirinya sendiri dulu adalah seorang penyuluh. Dengan kerja keras tak kenal lelah, ia membantu petani. Hasilnya jelas, dan ia pun diakui hingga kini diangkat menjadi menteri.

Dulu dalam sehari, ia mengunjungi tak kurang dari 25 petani. Namun, begitu terkejutnya ia ketika mendengar ada penyuluh yang hanya mengunjungi dua kelompok saja. Penyuluh menurut pria yang berapi-api dalam berbicara ini, harus mengedepankan petani.

Jika petani berhasil disejahterakan, dengan sendirinya akan berdampak pada para penyuluh. Bahkan, bangsa ini. a�?Jangan lagi ada yang mengeluh,a�? katanya kembali mengingatkan. (bersambung)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys