Ketik disini

Metropolis

Penjelasan Baperjakat Membingungkan

Bagikan

MATARAM a�� Pola penentuan jabatan pada mutasi yang digelar beberapa hari lalu dinilai membingungkan. Penjelasan Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) HL Makmur Said terus berubah.

‘a��Bukan melalui assessment provinsi. Penentuan masih melalui Baperjakat,a��a�� kata Ketua Baperjakat Kota Mataram HL Makmur Said pada Lombok Post,

Diberitakan sebelumnya, Ketua Baperjakat Kota Mataram HL Makmur Said mengatakan, penentuan dua pejabat yang promosi sudah melalui assessment center Provinsi NTB. Dikatakan, ada tiga nama yang diusulkan ke assessment center. Oleh assesment center, yang mendapat penilaian tertinggi adalah Rudi Suryawan dan H Sudenom.

Namun penyataan ini dibantah Kepala UPPK BKD dan Diklat H Buhari yang mengaku tidak pernah menerima nama-nama pejabat Kota Mataram yang bakal promosi eselon II. Keterangan HL Makmur Said ini sendiri mengenai keterlibatan assessment center terekam dengan jelas di recorded maupun video awak media yang saat itu tengah mengkonfirmasi.

Kemarin, Makmur menjelaskan, penentuan pejabat yang bakal promosi itu melalui Baperjakat. Kemudian BKD Kota Mataram bersurat ke provinsi NTB bila dua nama yang diajukan itu syaratnya terpenuhi.
a��a��Prinsipnya apa yang diajukan itu disetujui provinsi,a��a�� sambungnya.

Dikatakan, BKD Kota Mataram yang paling tahu soal nama pejabat yang bakal promosi. Untuk menempati Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Mataram dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) yang diunggulkan nama Rudi Suryawan dan H Sudenom.

a��a��Tapi dari sini ada tiga nama yang diseleksi. Untuk maklum yang diusulkan dilakukan seleksi administrasi dan kinerja tanpa memanggil yang bersangkutan,a��a�� terangnya.

Ayah tiga anak ini mengklaim, apa yang diajukan ke provinsi tersebut tidak dipersoalkan. Pasalnya sudah melalui seleksi administrasi dan kinerja yang dibuatkan skor.
a��a��Khusus untuk yang baru ini yang diseleksi,a��a�� imbuhnya.

Disinggung nama-nama tiga pejabat yang masuk penilaian Baperjakat, Makmur mengatakan, yang mengetahui nama tersebut adalah Kepala BKD Kota Mataram. Dikatakan, tiga nama yang diajukan itu memang dianggap layak mengisi kursi Bakesbangpol dan Dikpora.

Kepala BKD Kota Mataram Dewi Mardiana Ariany yang diminta Ketua Baperjakat untuk menjelaskan nama ketiga pejabat yang mendapat penilaian kinerja tidak langsung menjabarkan nama-nama tersebut. Sampai Ketua Baperjakat harus menyampaikan langsung. a��a��Tidak usah takut Wi (Kepala BKD) sampaikan saja,a��a�� ucap HL Makmur Said saat itu.

Kepala BKD Dewi Mardiani Ariany mengatakan, akan mengirimkan nama-nama eselon III yang diusulkan melalui pesan singkat. Dari pesan singkat yang dikirimkan oleh Kepala BKD Kota Mataram, pendamping H Sudenom di Dikpora adalah Dra Diah Ayuningrati dan Dra Endang Utami Rahayu. Sedangkan nama pendamping Rudi Suryawan di Bakesbangpol adalah Dra Luh Putu Sari Savitri dan Drs Ruslan Gani.

Di bagian lain, gelombang protes terhadap mutasi Rabu (4/2) lalu kian deras. Mutasi itu membuat birokrasi di Kota Mataram memanas. Kinerja Baperjakat terus menjadi perbincangan. Sikap plin-plan Ketua Baperjakat HL makmur Said menjadi pembahasan. Sebelumnya sempat dikatakan, karena tidak ada promosi eselon II, tidak perlu ada penilaian terbuka terhadap calon pejabat. Belakangan di injury time justru muncul dua nama yang promosi.

a��a��Katanya ada assessment center Provinsi NTB. Kemudian oleh tim assessment dibantah,a��a�� ucap sumber internal di Sekretariat Daerah (Setda) Kota Mataram.

Ditambahkan, jajaran PNS di Kota Mataram dari eselon IV, III, dan II menurutnya berhak tahu pola penilaian pejabat. Tidak hanya sebatas menyebut penilaian tertutup. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang aparatur sipil negara (ASN) jelas pengangkatan pejabat eselon II itu harus terbuka

a��a��Biar Komisi ASN yang memutuskan hasil mutasi di Kota Mataram. Jangan sampai ada yang di dzolimi,a��a�� sambungnya.

Terkait derasnya kabar gerakan PNS lingkup Pemkot Mataram melapor ke KSAN, HL Makmur Said mengatakan, kewajiban sebagai pelayan publik adalah melayani. Baperjakat sudah melakukan seleksi administrasi dan kompetensi, prosesnya sudah terpenuhi.

a��a��Masih pola lama memang yang dipakai,a��a�� ucapnya. (feb)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys