Ketik disini

Ekonomi Bisnis Headline

Buka Pintu Saja Bayar Rp 5.500

Bagikan

* Tarif Taksi Tak Berubah

MATARAM – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium tak berdampak pada tarif angkutan darat termasuk taksi maupun penyeberangan laut.

Tarif lama masih digunakan, karena belum lama diberlakukan. “Tarif yang turun 5 persen lalu baru diterapkan,” kata Ketua Organisasi Kendaraan Darat (Organda) NTB Antonius Daremba pada Lombok Post, Senin (9/3).

Anton, sapaan akrabnya menjelaskan, kenaikan harga premium tidak berpengaruh terhadap perubahan tarif angkutan darat. Sebab suku cadang dan harga beli unit kendaraan dinilainya masih tetap tinggi.

Dia menerangkan, harga suku cadang dan unit kendaraan dipengaruhi nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat. “Selama nilai tukar rupiah masih rendah, harga suku cadang dan harga beli unit kendaraan tetap tinggi,” katanya.

Anton mengaku, pihaknya ingin tarif angkutan stabil. Ketidakstabilan bakal merugikan pengusaha dan penumpang.

“Kalau setiap harga BBM berubah, tarif juga berubah, tentu akan merepotkan  perusahaan maupun penumpang. Sebaiknya dibuat stabil saja,” usulnya.

Terpisah, sopir taksi Blue Bird Hari mengatakan, naik turunnya harga BBM sangat merepotkan. Sebab perusahaan harus mendatangkan teknisi dari luar untuk menyetel ulang argo kendaraan.

Tarif, kata dia, masih menggunakan yang lama sesuai SK Gubernur. Menurutnya, kenaikan BBM memang kewenangan pemerintah. Jika pemerintah mau menaikkan tarif lagi, dia tidak keberatan.

“Kita nurut saja kalau tarifnya mau dinaikkan atau diturunkan,” katanya.

Saat ini, tarif taksi untuk buka pintu sebesar Rp 5.500. Sebelumnya Rp 6.000. Tarif rate dan drop per kilometer sebesar Rp 4.050. Sedangkan argo tunggu taksi per jam sebesar Rp 40 ribu. (cr-ewi/r4)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *