Ketik disini

Selong

Harga Beras Picu Inflasi

Bagikan

* Bertambah Parah karena Premium dan Gas Naik

SELONG – Harga beras kian melambung, inflasi pun menunggu. Begitulah kiranya gambaran kondisi di Lombok Timur Maret ini. Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TPID) pun telah memprediksi potensi ini.

a�?Data resminya belum ada, tapi hitung-hitungannya terjadi inflasi,a�? kata Ketua TPID Lombok Timur Syarif Waliullah.

Hal tersebut lanjutnya bertolakbelakang dengan kondisi bulan sebelumnya yang justru mengalami deflasi mencapai 0,54 persen. Kenaikan harga beras belakangan memang memicu ikut terkereknya harga sejumlah komoditas. Itu masih ditambah kenaikan harga premium dan gas elpiji 12 kilogram awal bulan ini.

Guna menekan angka inflasi tersebut, menurutnya ada sejumlah langkah yang harus diambil. Pertama adalah koordinasi lintas sektoral pihak-pihak terkait untuk menyusun rencana penekanan potensi inflasi.
Dalam praktik di lapangan, harus dilakukan operasi pasar secara berkala. Hal ini perlu dibarengi pengawasan ketat akan harga yang ada di pasaran. a�?Operasi pasar yang kemarin masih kurang berpengaruh,a�? kata pria yang juga menjabat Asisten II Bidang Ekonomi tersebut.

Di samping itu, penyaluran raskin menurutnya harus dipercepat. Jika stok raskin bisa segera diterima masyarakat, diyakini harga beras akan ditekan secara tak langsung. Maret, jatah penyaluran raskin selama dua bulan memang akan disalurkan. Namun hingga kini jadwalnya masih belum ditentukan.

Selain kedua langkah yang sudah disusun, ia masih berharap pada faktor alam lainnya. Maret dan April merupakan masa panen pertama di Lombok Timur. Hal itu, menurutnya keuntungan yang harus bisa dimanfaatkan. Otomatis stok di pasaran melimpah. Harga tentu dapat ditekan lebih rendah lagi. a�?Tinggal kita perketat pengawasan saja,a�? katanya optimistis. (yuk/R11)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys