Ketik disini

Sumbawa

Keputusan Muazzim Ilegal

Bagikan

* PAN KSB Buka Pendaftaran

TALIWANG — Polemik di Partai Amanat Nasional (PAN) dalam penjaringan bakal calon bupati (Bacabup) Sumbawa Barat belum berakhir. Ini terbukti ketika Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Sumbawa Barat membuka pandaftaran bagi bacabup. Pendaftaran ini sekaligus mematahkan dukungan pada Musyafirin maupun paket M Nasir – Ustad Umar Ma’ruf Husen.

“Hari ini kita mulai membuka penjaringan calon,’’ kata Ketua DPD PAN Sumbawa Barat, Umar Mansyur saat ditemui di ruang Fraksi PAN DPRD, kemarin.

Dikatakan, berdasarkan hasil kongres di Bali, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) memberikan hak otonom kepada DPD dalam pengambilan keputusan.Termasuk di dalamnya terkait agenda pilkada di seluruh Indonesia. Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sebagai salah satu daerah yang akan menggelar pilkada serempak pada Desember mendatang juga mendapat hak yang sama.

Otonomi yang dimaksudkan Umar Mansyur adalah, calon bupati, DPD diberikan kewenangan untuk memutuskan siapa yang akan diusulkan.Tentunya dengan melakukan penjaringan calon sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku pada PAN sendiri dari ketentuan perundang-undangan.

‘’Pemerintah saja sudah otonomi, masa partai masih menganut faham sentralisasi.Ini namanya tidak sejalan,’’ katanya.

Terkait surat kesepakatan bersama pimpinan partai, termasuk DPW PAN yang sudah dikantongi Musyafirin, Umar menegaskan hal tersebut menyalahi mekanisme yang ada di PAN. Begitu juga penunjukan paket M Nasir – Ustad Umar Husen yang dideklarasikan di Mataram tidak melalui mekanisme.

“Hingga saat ini PAN belum menentukan sikap terkait dukungan ke salah satu calon,’’ katanya.

Dikatakan, dalam mekanisme penjaringan calon, setelah penjaringan selesai, semua berkas yang masuk akan dikirim ke DPW untuk kemudian diusulkan ke DPP. DPP lah yang akan menentukan siapa yang akan diusung PAN. Jadi DPW tidak bisa menentukan calon yang akan diusung.Semuanya tergantung DPP.

“Kami anggap pendekatan yang dilakukan dengan DPW PAN NTB ilegal karena di luar mekanisme partai. Calon yang tanpa melalui proses penjaringan bisa digugurkan,’’katanya. (cen/r7)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *