Ketik disini

Metropolis

Marahnya Kok Baru Sekarang?

Bagikan

*Dewan Ajukan Raperda Parkir

MATARAM – Kebocoran potensi parkir membuat dewan geram. Mereka akhirnya mengajukan rancangan peraturan daerah (raperda) pengelolaan parkir. ”Tujuannya untuk membenahi sistem parkir di tepi jalan umum,” kata Ketua DPRD Mataram H Didi.

Raperda diharapkan mengubah pengelolaan parkir. Terutama kebocoran potensi PAD bisa dikurangi. Semangatnya adalah dalam rangka membenahi sistem. ”Bukan dalam rangka menyalahkan SKPD,” cetusnya.

Raperda tentang pengelolaan parkir menjadi salah satu prioritas dalam agenda badan musyawarah (Banmus) DPRD Mataram. Sesuai hasil rapat Banmus, dewan akan mengajukan enam raperda bersamaan. Di antaranya, Raperda tentang PKL, Raperda RTH, Raperda PAUD, Raperda Pasar Modern dan Pasar Tradisional.

Awalnya ada 21 buah raperda yang akan diajukan, namun setelah diinventarisasi ada 6 yang dianggap paling urgen. ”Ini yang akan kita utamakan terlebih dahulu,” paparnya.

Pengaturan pasar modern dan pasar tradisional juga dianggap sangat penting. Agar tidak terjadi polemik, keduanya perlu diatur sebab sama-sama dibutuhkan untuk pembangunan kota.

Keduanya bisa bersinergi. Tumbuhnya pasar modern bisa menjadi mitra bagi UMKM untuk memasarkan produknya. ”Keduanya kita butuhkan sebagai sebuah kota metropolis,” tandasnya. Diagendakan, Sabtu ini dewan akan mengajukan enam raperda itu dan dibahas lebih lanjut di internal. (ili/r8)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *