Ketik disini

Selong

Pansus Marah-Marah

Bagikan

* Eksekutif Tak Bawa Data Pupuk
A�A� A�
SELONG – Bak disengat serangga, sejumlah anggota dewan kesal. Penyebabnya, tidak ada data lengkap yang dibawa pihak eksekutif saat menghadiri undangan panitia khusus (Pansus) Pupuk Bersubsidi.

a�?Padahal sudah kami minta,a�? kata Hasan Rahman, wakil ketua pansus.

Hal itu dianggap sebagai sikap mengentengkan pansus. Tanpa sumber data kongkret tersebut, ia menilai penjelasan yang diberikan hanya mengawang-awang saja. Padahal, pansus ada untuk mencari titik pangkal masalah. Dengan demikian bisa diketahui langkah yang perlu diambil mengatasi kelangkaan pupuk subsidi dan harga yang terus melonjak. a�?Ini jangan dianggap sama dengan rapat komisi biasa,a�? katanya.

Karena minimnya data yang disajikan, Hasan menyarankan agar pertemuan pansus ditunda. Menurutnya, tidak ada hasil yang bisa diperoleh jika tak ada yang dibawa untuk dibedah satu demi satu. Salah satu data penting yang diminta terkait jumlah kelompok tani.
Menurutnya, data tidak hanya dalam bentuk total saja. Tetapi dinas terkait harus menyajikan nama kelompok yang ada, alamatnya di mana, berapa jumlah anggotanya, dan berapa luas lahan yang dikelola. Pada pangkalnya akan dikalkulasikan berapa total kebutuhan pupuk yang ada.

a�?Jadi bukan berbicara ngambang seperti yang bapak sampaikan itu,a�? kata politisi Partai Golkar itu.

Tak kalah galak dari wakilnya, ketua pansus Ubaidillah mengatakan, pemerintah memang tidak serius menghadapi pansus. Salah satu catatan yang diberikan terkait tidak hadirnya Kepala BP4K yang mengurusi penyuluh. Jika pemanggilan kedua masih tidak hadir secara langsung, bisa saja dilakukan pemanggilan paksa. a�?Kami sayangkan tidak hadir langsung, apa yang lebih penting dari pada pansus yang memang untuk rakyat ini,a�? katanya dengan nada tanya.

Daeng Paelori pun ikut mempertanyakan hal ini. Ia merasa jangan-jangan pemerintah merasa tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan terkait kelangkaan yang terjadi. a�?Menurut bapak, ini kondisi sedang langka tidak,a�? katanya bertanya.

Asisten Ekonomi Syarif Waliullah, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Zaini, dan perwakilan BP4K sepakat jika kondisi memang sedang langka. Karena tidak ada data lengkap, rencananya pertemuan akan kembali dijadwalkan dengan mengharuskan setiap pihak yang dipanggil menyiapkan data kongkret. Perwakilan juga tidak diperkenankan tanpa alasan yang jelas. (yuk/R11) A�

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *