Ketik disini

Kriminal

Kapok, Residivis Kembali Dibekuk

Bagikan

MATARAM – Tak pernah jera. Nurane, 40 tahun, alias Awang alias Amaq Siti, residivis kambuhan kembali dibekuk polisi. Ia dicokok tim Opsnal Polda NTB, sekitar pukul 02.00 dini hari, Selasa (10/3). Yang bersangkutan  merupakan residivis pada kasus yang sama sekitar tahun 2011.

“Dia ini residivis komplotan dari maling lainnya yang kini sudah bebas,” ungkap Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum  Polda NTB AKBP M Eka Fathurrahman, kepada wartawan, Selasa (10/3).

Pelaku diketahui pernah melarikan diri ke Sumbawa. Kemarin ia diciduk di kediamannya, di Dusun Beber Bunwaru, Jonggat, Lombok Tengah. Dalam penggerebekan, pelaku sedang tidur. Akhirnya, tanpa perlawanan, tim mengangkut  Awang ke Mapolda.

Eka menerangkan, pelaku adalah TO (target operasi, Red) polisi yang masuk dalam laporan Polsek Jonggat. Setelah adanya koordinasi dengan Polsek Jonggat, tim dari Polda pun akhirnya memburu tersangka. “Dia ini sudah cukup lama diintai,” ujarnya.

Eka  menambahkan, pelaku bersama tiga  komplotannya, beraksi cukup berani. Mereka melakukan ancaman terhadap korban. Jika korban melawan, tak segan akan ditebas menggunakan sajam.

Sementara itu, Awang mengaku dalam aksi perampokan dia rumah salah seorang warga Jonggat, Lombok Tengah,  hanya sebagai penunggu di luar dan pemikul barang. Sedangkan ketiga komplotannya dulu, Boneng, Zen, dan Awal  sebagai eskekutor.

Namun ketiganya sudah menjalani hukuman dan bebas beberapa waktu lalu. Mereka menguras harta milik korban seperti TV, cincin emas, HP, dan lainnya.

Selasa (10/3), Awang hanya cengengesan di depan wartawan. Saat ditanya apakah alasannya mencuri karena alasan ekonomi? “Iya begitulah,” jawab pria yang pekerjaan sehari-harinya nyabit rumput ini. Dia juga mengaku pernah ke Sumbawa sebagai buruh di salah satu perusahaan.  (cr-deq/van/r8)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *