Ketik disini

Praya

Cek Kebutuhan Desa, Lakukan Pembenahan Jangka Pendek

Bagikan

* Melihat Gebrakan Pemkab Lombok Tengah

Bupati HM Suhaili FT meminta jajarannya mencari tahu kebutuhan mendesak warga desa, lalu disampaikan ke dinas terkait. Hal ini menjadi bahan dilakukannya pembenahan jangka pendek.

***
A�A� A�
PROGRAM turun gunung yang akan dilaksanakan Pemkab Lombok Tengah dimulai dari zona utara atau zona Aik Meneng. Mereka diwajibkan menyusuri seluruh desa di Kecamatan Kopang, Batukliang, Batukliang Utara (BKU), dan Kecamatan Janapria. Mereka harus menggali informasi potensi menyangkut pertanian, kehutanan dan perkebunan.

Gebrakan di Gumi Tatas Tuhu TrasnaA� ini juga melibatkan warga. Disiapkan waktu selama tiga minggu sebelum jadwal menyisir wilayah tengah atau zona Tunjung Tilah dilakukan. Zona tengah sendiri memiliki potensi pengembangan perindustrian, perdagangan, koperasi dan UKM.

Di wilayah yang satu itu, para abdi negara ini wajib menemukan kekurangan yang dimiliki seluruh desa/kelurahan di Kecamatan Praya, Praya Tengah, Jonggat dan Pringgarata. Terakhir, mereka diwajibkan pula turun gunung ke wilayah selatan atau zona Empak Bau yang meliputi seluruh desa di Kecamatan Pujut, Praya Timur, Praya Barat, dan Praya Barat Daya.

Di wilayah selatan itu, mereka akan mengangkat potensi pariwisata, kelautan dan perikanan. a�?Kami merasa program ini terlambat kami laksanakan. Selama ini kami fokus menyelesaikan program pembangunan infrastruktur jalan, fasilitas, sarana pendukung,a�? ujarnya.

Agar program berjalan maksimal, Suhaili meminta secara tegas seluruh abdi negara wajib turun ke 139 desa/kelurahan di 12 kecamatan di Loteng. a�?Kecuali meninggal kita tidak bisa hadir. Kurang sehat saja harus hadir karena nanti kita siapkan ambulan, dan tenaga medis di lapangan,a�? sindir Suhaili sembari tersenyum.

Suhaili pun kembali menekankan gebrakan yang dilaksanakan ini tidak ada tendensi atau muatan politis. Tapi, murni menyelesaikan beberapa program kerja yang tertunda. a�?Saya tidak akan menyisipkan berkampanye. Tapi, inilah wujud komitmen saya sebagai pemangku amanah, memberikan pelayanan ke warga,a�? imbuhnya.

Dia juga ikut memantau langsung program turun gunung para abdi negara itu. Setiap perkembangan, atau temuan di lapangan wajib dilaporkan lalu dibuatkan konsep teoritis untuk dijalankan di lapangan.

Realisasi program, harus disesuaikan dengan anggaran yang ada. Termasuk, sinkronisasi hasil musrenbang baik tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten. Harapannya, tidak ada tumpang tindih program pemkab dengan pemerintah desa.

a�?Semoga, apa yang kami laksanakan ini, dapat bermanfaat bagi perjalanan roda ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa,a�? harap Suhaili.(Dedi Shopan Shopian/Lombok Tengah/Bersambung)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *