Ketik disini

Bima - Dompu Headline

Begal Nyaris Dibakar Warga

Bagikan

* Rampas Motor, Tertangkap di Gunung

BIMA – Kasus pembegalan yang terjadi dalam sebulan terakhir membuat warga emosi. Buktinya, salah seorang pelaku pembegalan, Ahmad, 18 tahun nyaris dibakar massa yang marah saat beraksi.Ahmad melakukan pembegalan di perbatasan Keli – Waduwani, Kecamatan Woha, Senin (16/3) sore. Pelaku merampas sepeda motor Muslim, warga Keli.

Saat itu, Muslim melintas di ruas jalan yang sepi itu. Tiba-tiba, di tengah jalan Ahmad menghadangnya. Ahmad menodongkan senjata tajam. Dia merampas motor Supra milik Ahmad.Korban melakukan perlawanan. Dia juga memanggil warga lainnya. Mereka bersama-sama mengejar pelaku.

Karena panik dikejar, pelaku terjatuh. Dia meninggalkan sepeda motor yang dirampas. Akhirnya pelaku yang belakangan diketahui warga Desa Soki, Kecamatan Belo ini ditangkap warga di pegunungan Desa Tenga.

Karena terjebak di pegunungan, pelaku tidak bisa melarikan diri. Setelah ditangkap, warga langsung menghadiahi pelaku dengan pukulan dan tendangan. Seluruh badan pelaku babak belur. Warga lain di sekitar lokasi penangkapan ikut juga memukul pelaku.

Tidak sampai di situ, korban dan warga hendak membakar hidup-hidup pelaku. Namun warga setempat meminta warga yang mengejar untuk tidak membunuh pelaku.

Aparat kepolisian menuju lokasi. Polisi langsung menghalau warga yang masih menganiaya pelaku. Ketika polisi melakukan evakuasi, warga yang marah masih melayangkan pukulan.“Pelaku langsung dibawa ke rumah sakit,’’ kata Kapolsek Woha, AKP Mahfud M Jafar, Selasa (17/3).

Pelaku yang babak belur mendapat perawatan intensif di RSUD Bima. Sekujur tubuhnya luka. Ketika perjalanan ke rumah sakit, kondisinya sudah tidak sadarkan diri. Dia sekarat.

Saat ini, kata Mahfud, pihak kepolisian menahan sepeda motor yang dirampas. Pelaku sendiri akan tetap diproses hukum walaupun motor yang dirampas bisa diambil kembali pemiliknya. (edo/r7)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *