Ketik disini

Selong

Dinas ESDM Perindag Ngaku Tak Dilibatkan

Bagikan

*Kades Lepak Timur Dukung Pengerukan

SELONG – Dinas ESDM Perindag Lombok Timur mengaku tak pernah dilibatkan soal rencana eksploitasi pasir laut oleh PT TWBI. Bahkan, dalam sosialisasi di Labuhan Haji pekan lalu, mereka tidak menerima undangan dari perusahaan itu.

a�?Tidak pernah kemari juga, info malah saya dapat dari koran,a�? kata Kepala Dinas ESDM Perindag Lotim Faramadi Anugerah, selasa (17/3) kemarin.

Di luar itu, kewenangan dinas yang dipimpinnya tak lagi seperti dulu. Setelah disahkannya UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, sejumlah kewenangan sudah dilimpahkan. Kelautan, Kehutanan, termasuk Energi, dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sudah beralih ke pemerintah pusat dan provinsi. Ini membuat pihaknya tak lagi memiliki hak mengeluarkan izin apapun terkait pertambangan. a�?Semua diambil, hanya panas bumi saja yang bisa di kita,a�? jawabnya.

Dengan kebijakan baru tersebut, perusahaan yang hendak melakukan ekploitasi harus memperoleh izin dari provinsi dan pusat. Bukan lagi mengajukan ke kabupaten. Ini juga berlaku pada PT TWBI yang disebut hendak mengeruk pasir laut di Lombok Timur. Pasir itu, kemudian akan digunakan untuk menimbun laut di Teluk Benoa yang disebut-sebut seluas 700 hektare.

Terkait klaim perusahaan yang mengatakan memiliki izin prinsip, menurutnya bukan menjadi acuan. Izin itu belum bisa digunakan melakukan eksploitasi. Izin prinsip, lanjut Faramadi baru sebatas melakukan kajian dan penelitian saja. a�?Kalau mau keruk pasir, ya izin sama provinsi sana. Tapi saya dengar sudah ditolak Gubernur ya,a�? katanya balik bertanya.

Terpisah, Kepala Desa Lepak Timur M Tahir justru melontarkan pernyataan dukungan eksploitasi. Saat banyak kalangan pertanyakan manfaat menjual pasir laut untuk menimbun 700 hektare laut di Benoa sana, ia justru sebaliknya. Kelebihan alam yang dimiliki Lotim harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk memperoleh uang yang banyak bagi daerah. Kalau dibiarkan saja, pasir itu katanya tak akan memberi manfaat apapun. a�?Makanya saya dukung Bupati berikan izin pengerukan,a�? katanya lantang.

Beberapa ahli, menurut Tahir mengatakan kalau analisa dampak lingkungan (Amdal) dari pengerukan itu sangat kecil dampaknya. Terumbu karang, biota laut, dan ekosistem tidak akan terpengaruh. a�?Kita punya kekayaan, ayo manfaatkan,a�? tegasnya.

Kekhawatiran yang ada terlalu berlebihan. Jikapun ingin risau, seharusnya terhadap tambang besar semisal Newmont. Sedang pengerukan di Lotim hanya eksploitasi kecil. Dia berencana melakukan sosialisasi pada warganya. Tujuannya memberi pemahaman agar mengetahui manfaat jika merelakan pasir laut Lotim diambil untuk menimbun Teluk Benoa. (yuk/r11)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys