Ketik disini

Metropolis

Pemkab Lobar Menyerah

Bagikan

* Klaim Tanah di Kebon Talo Dianggap Tuntas

MATARAM – Permasalahan tanah seluas 1,45 hektare di Kebon Talo yang diklaim Lombok Barat (Lobar) sudah diperjelas. Klaim aset milik Mataram itu sudah dianggap tuntas. a�?Sudah ada pertemuan dari Lobar dan Mataram,a��a�� kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mataram Yance Hendradira, selasa (17/3).

Yance menjelaskan, perwakilan Kantor Aset Lobar bertemu dengan BPKAD Mataram di ruang Sekda Mataram. Kedua daerah bertetangga itu menilai sudah tidak ada masalah lagi. a�?Atas nama Mataram dengan enam sertifikat,a�? sambungnya.

Disebutkan, enam sertifikat tanah dengan enam nomor diantaranya, 79 luasnya 2.591 meter persegi, sertifikat nomor 80 luasnya 2.820 meter persegi, sertifikat dengan nomor 77 dengan luas 3.542 meter persegi, sertifikat dengan nomor 78 dengan luas 3.375 meter persegi, sertifikat dengan nomor 75 luasnya 1.040 meter persegi, dan sertifikat nomor 76 dengan luas 1.132 meter persegi. a�?Untuk plang sendiri bakal segera dipasang,a��a�� tambah Yance.

Di lapangan, empat plang milik Lobar yang dipasang di tanah Kebon Talo seluas 1,45 hektare (Ha) sudah dirobohkan. Lurah Ampenan Utara Saharuddin mengatakan, untuk mengantisipasi kembali adanya klaim terhadap tanah, BPKAD sudah menyiapkan plang. a�?Plangnya tinggal dipasang,a��a�� katanya

Klaim aset antara Lobar dan Mataram sebenarnya bukan terjadi kali ini saja. Masih ada beberapa tanah di Mataram diklaim milik Lobar. Mataram sendiri disebut kurang cepat mengurus sertifikat seluruh tanah eks Lobar. Ini membuat setiap tahun konflik aset selalu terjadi.(feb/r8)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys