Ketik disini

Ekonomi Bisnis Headline

Pencairan KUR Tunggu Keppres

Bagikan

MATARAM – Setelah sempat dimoratorium, Kredit Usaha Rakyat (KUR) akan kembali dihidupkan bulan April tahun ini. Skema KUR pun berbeda. Penyaluran terdiri atas dua skema, yakni maksimal Rp 15 juta untuk pinjaman tanpa agunan dan Rp 25 juta untuk pinjaman dengan agunan. Suku bunga KUR juga turun, dari 22 persen menjadi 21 persen.

a�?Skema penyaluran KUR masih menunggu Keputusan Presiden (Keppres), agar dapat dijalankan,a�? kata Wakil Pimpinan Sentra Kredit Kecil (SKC) PT Bank BNI Tbk Mataram, Eko Indyartono pada wartawan, selasa (17/3) kemarin.

Dikatakan, potensi KUR sangat besar bagi masyarakat di NTB. Tahun 2013, PT Bank BNI Kanca Mataram memiliki target sebesar Rp 45 miliar dan terealisasi sebesar Rp 55 miliar. Tahun 2014, walau mengalami penurunan, tapi yang tersalurkan cukup besar. Dari Rp 51 miliar tersalur Rp 44 miliar.

a�?Penurunan lebih ke cakupan wilayah masih kecil,a�? katanya.

a�?KUR juga tidak boleh ada pinjaman di bank lain, dan bukan untuk konsumtif,a�? tambahnya.

Di tengah persaingan dengan bank-bank yang juga menyalurkan KUR, PT Bank BNI Kanca Mataram akan mengoptimalkan perluasan wilayah dalam mengatasi KUR. Sehingga tahun 2015, BNI akan kembali fokus terhadap KUR.

Terkait moratorium KUR, kata dia, nasabah yang mengajukan kredit diarahkan kepada produk bank sendiri, yaitu BNI Wirausaha (BWU). BWU hampir sama dengan KUR, hanya saja sedikit berbeda dibiaya administrasi dan suku bunga. Serta kredit yang bisa diajukan dari Rp 50 juta hingga Rp 1 miliar.

a�?Pengalihan nasabah baru, dari KUR ke BWU cukup besar,a�? tutupnya. (cr-ewi/r4)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys