Ketik disini

Giri Menang

Populasi Sapi Ditarget Naik 15 Persen

Bagikan

GIRI MENANG – Pemerintah Bali memperketat pengiriman hewan ternak. Ternak yang berasal dari Lombok dilarang dikirim melalui jalur darat. Mereka hanya merestui pengirimanan via laut.

a�?Pengiriman ternak dari Lombok hanya melalui jalur laut. Kalau jalur darat tidak diperbolehkan. Mereka sudah ada perda pelarangannya,a�? aku Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan (Dispertanakbun) Lombok Barat Chaerul Bahtiar, Selasa (17/3).

Kemungkinan, jelas dia, daerah Bali memperketat melalui jalur laut karena mereka khawatir ternak yang dikirim dari Lombok terjangkit penyakit antraks. Sehingga, mereka melarang pengiriman melalui jalur darat.

Chaerul memaparkan, Lobar hampir tiap tahun menyumbang pengiriman hewan ternak. Daerah pengiriman terbanyak yang mendapat kiriman yakni Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Riau, dan Palembang.a�?Pengirimannya masih melalui jalur lalut,a�? bebernya.

Disinggung mengenai angka pengiriman, Bahtiar tidak mengetahui pasti. Karena, kuota pengiriman itu wewenang provinsi. a�?Itu di provinsi kalau kuota pengiriman,a�? jelasnya.

Untuk jumlah pemotongan ternak terbesar di Lobar, dalam kurun watu setahun mencapai 3.000 ekor. Paling banyak pemotongan saat hari besar Islam seperti Idul Adha.

Sementara, populasi sapi di wilayah Lobar tahun 2014 sekitar 88.000 ekor. Rinciannya, sapi betina 64.000, sedangkan sisanya sapi pejantan.

a�?Populasi sapi terus naik, tahun 2013 populasi sapi 84.000 ekor. Jadi, target kenaikan tiap tahun rata-rata 8 persen hingga 15 persen,a�? ujar dia.

Guna menambah populasi sapi, tambah dia, selain mengandalkan perkawinan alami, pihaknya melakukan kawin suntik.
a�?Kita target sapi yang dikawin suntik naik 6.600 ekor per tahun,a�? tambah dia. (jlo/r6)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys