Ketik disini

Giri Menang Headline

Rumah Dirusak, Pemilik Selamat

Bagikan

* Dicurigai Dukun Santet

GIRI MENANG — SL (inisial, Red) dan keluarganya beruntung tidak menjadi sasaran amuk warga. Rumahnya yang berada di Dusun Lendang Jae, Desa Lembar, Lobar dirusak massa, Senin (16/3) malam. Bagian depan rumah yang bersebelahan dengan masjid dirobohkan.

Aksi ini dilakukan massa lantaran SL dicurigai sebagai dukun santet. Kini, rumah korban telah dipasangi garis polisi oleh Polres Lobar.

Kejadian ini bermula saat warga mendengar SL bersama istrinya NF kembali ke rumahnya. Padahal, dua minggu lalu, keduanya telah diusir dari kampung tersebut.

Amarah warga memuncak dan mendatangi rumah korban. Sekitar pukul 19.30 Wita ratusan warga berkumpul, lalu bergegas ke kediaman korban.

Warga yang sudah emosi langsung melabrak melempari rumah korban. Tidak hanya itu, warga juga merusak pagar dan merobohkan atap bagian depan rumah SL.Untungnya, saat perusakan berlangsung, SL sedang tidak berada di rumah. Di dalam hanya ada istri dan anaknya, MS.

‘’Ketika warga mendatangi dan merusak rumah SL, tidak ada perlawanan dari keluarganya. Mereka berusaha menyelamatkan diri dari amukan warga,’’ cerita Erwin, warga sekitar.Istri SL, yang masih ada dalam rumah segera dibawa keluar oleh anaknya. Mereka diselamatkan ke rumah warga lain.

Ia menuturkan, kecurigaan warga terhadap SL, karena ada tetangga korban yang sakit. Saat diobati dua minggu lalu oleh dukun, warga tersebut menyebutkan nama SL.

”Yang sakit itu tetangga Pak SL. Saat pengobatan oleh dukun lain, nama SL disebut. Kemudian direkam salah seorang warga,” ujar dia.Rupanya rekaman video pengobatan itu menyebar ke kalangan warga. Sehingga, mereka curiga jika sakit yang dialami warga itu karena disantet SL.”Pernah mau sumpah pocong tapi tidak jadi. Disepakati lah jika SL dan istrinya diusir dari kampung ini,” beber dia.

Sementara itu, Kades Lembar Sainah membenarkan adanya perusakan rumah SL. ”Masalah ini, berawa dari kecurigaan santet. SL dikeluarkan dari kampung ini,” katanya, Selasa (17/3).

Selama dua minggu mengungsi keluar kampung, warga mendengar SL kembali lagi ke Lendang Jae. Kabarnya, sudah empat hari SL tinggal berada di rumahnya.

”Banyak warga yang tahu kalau dia datang. Tapi, mereka tidak ada reaksi. Mungkin, ada ‎yang provokasi akhirnya warga emosi,” tandasnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Lobar AKP Sidik Priamursita mengatakan, pihaknya sudah memasang police line di lokasi. ”Untuk lebih jelasnya, Polsek Lembar yang tangani,” katanya dihubungi Koran ini, kemarin. (jlo/r6)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *