Ketik disini

Sumbawa

Jam Belajar Malah Asyik Keluyuran

Bagikan

SUMBAWA – Belasan pelajar dan sepasang muda-mudi ditangkap petugas Satpol PP Sumbawa, kemarin. Para pelajar ini kedapatan berada di pusat permainan dan taman kota saat jam pelajaran masih berlangsung. Sementara sepasang muda-mudi digerebek saat berada di kos-kosan di dalam Kota Sumbawa.

Kasat Pol PP Sumbawa, Edy R Sanjaya mengungkapkan, para pelajar dan muda-mudi ini ditangkap dalam operasi bina lingkungan.Jumlah pelajar yang ditangkap sebanyak 19 orang.

”Ada yang sedang bermain playstation, ada yang di kos-kosan bersama temannya dan ada juga yang di Taman Krato,” ujarnya kepada wartawan, rabu (25/3) kemarin.

Dikatakan, operasi ini diprioritaskan kepada siswa sekolah. Sebelumnya, setelah dievaluasi, para siswa ini dikembalikan lagi ke sekolahnya. Namun tahun ini pihaknya bekerjasama dengan pihak Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Sumbawa. Dimana pihak Dinas Diknas akan langsung memanggil pihak sekolah dari siswa bersangkutan.

Selain itu, lanjut Edy, pihaknya juga menahan lima orang waitress café dalam operasi yang dilakukan Selasa (24/3) malam. Mereka terjaring di sebuah kos-kosan di kawasan Jalan Sernu. Menurut pemilik kos, banyak pria yang masuk ke dalam kos tersebut yang tidak diketahui identitasnya.

Karena pemilik kos merasa khawatir akan terjadi hal yang tidak diinginkan, akhirnya melapor kepada Satpol PP. Atas dasar laporan ini, pihaknya kemudian langsung menuju lokasi dan menahan kelima waitress tersebut.

”Kami masih menunggu hasil pemeriksaan. Saat ini pemeriksaan masih berlangsung,” terang Edy.

Edy menambahkan, dalam operasi yang dilakukan Selasa malam, diketahui ada dua tempat karaoke yang kedapatan menjual minuman keras. Pemilik tempat karoke tersebut akan dipanggil untuk dimintai keterangan.

Mengenai sepasang muda-mudi yang terjaring sejumlah waitress tersebut, apabila ada indikasi sebagai PSK, maka akan dikirim ke Panti Rehabilitasi Budirini. Jika ada siswa sekolah yang terbukti juga berprofesi sebagai PSK, maka akan dikirim ke pesantren di Kediri, Lombok Barat. (run/r7)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *