Ketik disini

Metropolis

Musim DBD Lewati Fase Kritis

Bagikan

* Tinggal Waspadai Pancaroba April

MATARAM – Wabah demam berdarah di NTB diyakini akan terus menurun, setelahA�fase kritis dinyatakan telah dilewati. Kini tinggal harus mewaspadaiA�musim pancaroba pada April, di mana ada peralihan musim hujan ke kemarau.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan DinasA�Kesehatan NTB, Ketut Artastra kepada wartawan, kemarin mengatakan, totalA�sejak Januari hingga 17 Maret 2015, kasus DBD di NTB telah menjangkitA�480 orang. a�?Tapi tidak ada yang meninggal,a�? kata Ketut.

Dia mengatakan, seluruh penderita telah tertangani baik. Dan sepertiA�tahun-tahun sebelumnya, kasus tertinggi tetap dijumpai di Mataram.A�a�?Sampai 17 Desember 2014, kasus sudah mencapai 163 di Mtaram,a�? katanya. Dalam rentang waktu yang sama, kata dia, Kabupaten Dompu, menjadi

satu-satunya daerah di NTB yang belum ditemukan pendertia demamA�berdarah. a�?Dompu bagus. Tentu harus terus dijaga,a�? kata Ketut.

Dia mengatakan, secara keseluruhan, hingga pekan lalu, sudah tidak adaA�lagi penderita yang dirawat di rumah sakit, atau juga pusat kesehatan
masyarakat. Sehingga memperkuat keyakinan, kalau siklusnya memang sudahA�mulai menurun.

Merujuk siklus tahun-tahun sebelumnya, Maret hingga April memang menjadiA�puncak demam berdarah. Namun, hal ini diyakini tidak akan terjadi tahun ini.

Apalagi mengingat, saat ini sejumlah daerah telah mengalami hari tanpaA�hujan hingga lebih dari lima hari. Memasuki April, sejumlah daerah
bahkan akan terus memperpanjang hari tanpa hujan. Sehingga diyakiniA�turut menghambat perkembangbiakan nyamuk demam berdarah.

Perilaku hidup bersih kata Ketut, harus terus dijaga masyarakat.A�Termasuk dengan membersihkan tempat-tempat yang memang menjadi habitatA�nyamuk demam berdarah bertelur. (kus/r9)

Daerah Kasus:

Mataram 163 kasus

Lombok Barat 101 kasus

Lombok Tengah 21 kasus

Lombok Timur 56 kasus

Lombok Utara 20 kasus

Sumbawa 45 kasus

Sumbawa Barat 35 kasus

Dompu Nihil

Bima 27 kasus

Kota Bima 12 kasus

Sumber : Dikes NTB

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys