Ketik disini

Headline Selong

Pemerintah Mulai Tak Nyaman

Bagikan

*Listrik Mati, Pelayanan Lumpuh

SELONG – Pemadaman listrik belakangan membuat beragam pihak merasa terganggu. Selain warga, kalangan pemerintahan juga tak nyaman dengan pelayanan yang diberikan PLN ini.

”Terganggu sekali dengan kondisi seperti sekarang,” kata Kepala Dinas Dukcapil Lombok Timur H Tahmid Asry.

Sebagai dinas yang bersentuhan langsung dengan warga, pihaknya kerap kelabakan. Setiap hari tak kurang dari 750 sampai 1.000 orang mengurus surat-surat di sana. Begitu pemadaman terjadi, tak banyak yang bisa dilakukan pihaknya untuk bekerja. Semua peralatan sudah terkoneksi listrik dan jaringan. ”Dari tulis biodata penduduk sampai cetak kita butuh listrik,” keluhnya.

Jadilah pihaknya bekerja ekstra keras pada beberapa pekan terakhir. Sejumlah staf bahkan harus menambah jam kerja, alias lembur untuk menyelesaikan pekerjaan yang terganggu saat listrik padam. Sebenarnya hal itu sudah dikeluhkan kepada PLN Selong.

Karena tak ingin pelayanan terganggu, dia mengatakan sudah meminta bantuan genset saat terjadi pemadaman. Namun hingga kini surat resmi itu belum mendapat balasan yang memuaskan. ”Padahal kantor PLN ini ada di depan kita, seberangkan saja satu mobil gensetnya,” ketus mantan Kadis Koperasi UKM itu.

Keluhan serupa juga dirasakan Badan Pelayanan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Lombok Timur. Kini mereka sedang fokus menyelesaikan pengurusan ADD dari 239 desa. Pihaknya sedang kejar-kejaran dengan waktu. Hal itu karena mereka harus menyelesaikan semua berkas sebelum memasuki April. ”Kalau boleh marah, ya mau marah,” kata Kabid Pemdes, Khairul Amri.

Tak bisa berbuat banyak atas hal itu, ia mengaku hanya bisa mengelus dada jika pemadaman terjadi saat jam kerja. ”Apa boleh buat,” katanya kesal. (yuk/r11)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *