Ketik disini

Metropolis

Setengah Warga NTB “Merariq Kodek”

Bagikan

MATARAM – Pemprov NTB melalui Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) bersama organisasi perempuan dan pemuda di NTB terus berupaya meningkatkan usia pasangan nikah, minimal 21 tahun.

a�?Penduduk NTB, setengahnya melakukan pernikahan dini,a�? kata Kepala BP3AKB NTB, Wismaningsih saat Lokakarya Pendewasaan Usia Pernikahan.

Kegiatan lokakarya pendewasaan usia perkawinan kerjasama GIZ Jerman, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, sertaA� BP3AKB NTB.

Menikah usia dini merupakan masalah kesehatan reproduksi karena makin muda usia menikah. Sebab semakin panjang rentang waktu untuk reproduksi. a�?IPM kita selama ini tidak berubah, salah satunya dipengaruhi keluarga yang tidak dipersiapkan secara optimal,a�?

Menurutnya, bila NTB bisa meningkatkan usia pernikahan, maka akanA� bisa meningkatkan IPM juga kedepannya. IPM itu banyak dipengaruhi angka harapan hidup yang di dalamnya ada kematian ibu dan anak. a�?Kematian ibu dan anak ini banyak dipengaruhi pembentukan keluarga yang masih dini,a�? ujarnya.

Ketua BKOW NTB Syamsiah Amin mengatakan rekomendasi pendewasaan usia pernikahan ini dimotori oleh Ketua PKK NTB. Ide ada karena melihat kondisi hasil survey tingkat nasional yang ada di NTB. a�?Angka pernikahan dini itu tertinggi ada di NTB,a�? ujarnya.

Ia mengatakan, Gubernur NTB sangat merespons dengan baik, dan menindaklanjuti seminar tersebut dengan surat edaran ke pemkab/pemkot yang ada di NTB. Rekomendasi ini bukan untuk mengubah undang-undang yang sudah ada, hanya ingin merevisi umur minimal menikah. a�?Agar permasalahan syarat usia perkawinan tidak menjadi peluang untuk melegalkan perkawinan dini, idealnya perkawinan pada usia 21 tahun bagi laki-laki maupun perempuan,a�? terangnya.

Sementara itu MUI NTB, Syaiful Muslim mengatakan pendewasaan usia perkawinan merupakan ikhtiar bersama. Ini bertujuan bisa lebih mensejahterakan masyarakat dengan persiapan yang matang,a�? katanya.

Menurutnya umur pernikahan bagi laki-lakiA� dan perempuan 21 tahun sudah bagus. Apalagi sekolah sudah selesai, dan sangat mendukung agar masyarakat tidak tercerai berai. a�?Kalau masyarakat kita menikahnya usia 16 tahun, kemungkinan pernikahan bisa satu tahun saja. Jadi impian umur sekian, belum dewasa hanya mengejar mimpi indah. Kedewasaan dalam sebuah rumah tangga juga sangat penting untuk langgengnya pernikahan,a�? jelasnya. (nur/r9)
A�
A�

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *