Ketik disini

Bima - Dompu Headline

Tamu TMD Jangan Takut Nyamuk

Bagikan

* Kelambu Disebar, Inspeksi Sanitasi Ditingkatkan
 
DOMPU — Para tamu yang akan meramaikan acara Tambora Menyapa Dunia (TMD) di sekitar Gunung Tambora tidak perlu takut gigitan nyamuk. Dinas Kesehatan (Dikes) Dompu menyiapkan 450 kelambu. Dengan kelambu ini, para tamu bisa tidur nyenyak tanpa takut digigit nyamuk malaria yang memang endemik di Kecamatan Pekat, lokasi kegiatan TMD.

“Total jumlah rumah belum kita ketahu secara pasti. Kita akan koordinasi dulu dengan panitia TMD,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Gatot Gunawan pada Radar Dompu (Lombok Post Group), kamis (26/3).

Dikatakan, pada bulan April, bertepatan dengan kegiatan TMD, trend penyakit itu sudah mulai menurun. Puncak malaria biasanya terjadi mulai Desember sampai dengan Februari. “Meski trend penyakit menurun, tetapi langkah antisipasi tetap kami lakukan dengan membagi kelambu,” katanya.

Selain membagi kelambu, Dikes akan melakukan inspeksi kelayakan sanitasi. Hal itu untuk memastikan fasilitas yang dipakai bebas dari ancaman penyakit. “Kita tidak ingin ada ganguan penyakit yang menimpa tamu TMD selama berada di Pekat,” tuturnya.

Gatot mengungkapkan, untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada pengunjung TMD, pihaknya telah membentuk tim dan pos pelayanan kesehatan. Tim kesehatan siaga 24 jam di lokasi TMD. “RSU Dompu dan Puskemas Calabai akan menjadi pusat rujukan,” katanya.

Di kawasan Doro Ncanga akan dibangun posko pelayanan umum. Untuk melayani pasien, di posko itu disiapkan sebanyak 5 orang tenaga dokter dan 10 orang perawat.

“Sejumlah Poskesdes di wilayah Kecamatan Pekat, mulai dari Desa Nanga Kara sampai Pancasila akan kita fungsikan sebagai pos pelayanan kesehatan umum,” kata Gatot.

Dikes juga menyiapkan sejumlah obat-obatan. Kemudian 3 unit mobil puskemas keliling akan difungsikan ketika dalam keadaan darurat. “H-5 segala bentuk persiapan sudah tuntas,” katanya.

Mengingat kegiatan TMD akan dihadiri Presiden Jokowi dan rombongan lanjut Gatot, akan disiapkan posko pelayanan kesehatan VIPP. Pelayanan kesehatan ini akan ditangani RS Persit dari Korem. “Kita hanya fokus pada pelayanan umum saja,” pungkasnya. (di/r7)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *