Ketik disini

Pendidikan

Hari Ini, IAIN Mataram Launching Prodi Baru

Bagikan

MATARAM – IAIN Mataram mulai tahun ajaran ini akan menambah sepuluh program studi (prodi) baru. Launching prodi baru rencananya dilaksanakan hari ini di Kampus I IAIN Mataram, Jl Pendidikan. Dari sepuluh prodi baru tersebut, menurut Pjs Rektor IAINA� Mataram Dr H Nashudin, M.Pd, 8 prodi untuk program sarjana (S1) dan 2 prodi untuk program magister (S2). Prodi untuk S1 itu diantaranya Sosiologi Agama, Tadris Bahasa Inggris, Tadris Fisika, Tadris Kimia, Pendidikan Guru Raudhatul Athfal (PGRA), Ilmu Falak, Perbankan Syaria��ah dan Ilmu Al-Qura��an dan Tafsir.

Prodi baru tersebut sesuai dengan SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam No. 1265 tertanggal 2 Maret 2015. Sedangkan untuk S2 adalah Prodi Manajemen Pendidikan Islam dan Ekonomi Syaria��ah berdasarkan SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam No.A� 1773 tertanggal 24 Maret 2015. Kata Nashuddin, prodi baru ini untuk menjawab kebutuhan stakeholder serta tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pendidikan di (IAIN) antara lain dipengaruhi oleh semakin menguatnya arus globalisasi, pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan terjadinya perubahan arah kebijakan pendidikan yang berorientasi kepada kebutuhan pasar. a�?a��Kondisi tersebut akan mempunyai implikasi langsung terhadap penyelenggaraan pendidikan tinggi pada umumnya, terutama perguruan tinggi berbasis agama yang selama ini memiliki kesan hanya ahli di bidang ilmu-ilmu agama,a��a�� jelasnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, IAIN Mataram perlu melakukan sebuah terobosan dalam menghadapi tantangan-tantangan tersebut dengan melakukan integrasi dan interkoneksi ilmu-ilmu agama dengan ilmu-ilmu umum. Sehingga mampu menghasilkan sumberdaya manusia yang dibutuhkan dunia kerja dengan kualifikasi yang sesuai dengan kebutuhan stakeholder. Lebih jauh dia mengatakan, ke depan ilmu pengetahuan akan menjadi penggerak utama dakwah Islam dan produktivitas pertumbuhan kesejahteraan masyarakat menuju ke satu fokus di mana informasi, teknologi dan pembelajaran memegang peranan penting dalam peningkatan kinerja kesejahteraan masyarakat.

a�?a��Dengan demikian, penguasaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi di tengah perubahan sosial masyarakat merupakan salah satu syarat pokok bagi kemajuan suatu bangsa,a��a�� kata Nashuddin, M.Pd. Untuk memperkenalkan prodi baru tersebut, menurut Kabag Umum dan Humas IAIN Mataram Drs Tamjidillah, M.Pd, pihaknya telah melakukan sosialisasi melalui berbagai media seperti media elektronik, media cetak dan media sosial.

Beberapa waktu yang lalu Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) sudah melakukan sosialisasi kepada semua stakeholder. Begitu juga lewat pelaksanaan PPL yang sedang berjalan dan KKP yang akan diikuti oleh ribuan mahasiswa IAIN Mataram. Lebih lanjut Tamjidillah menjelaskan, untuk mengetahui secara menyeluruh eksistensi, epistemologi dan perspektif masing-masing prodi tersebut, IAIN Mataram akan me-launching dan sosialisasi hari ini di Auditorium IAIN Mataram.A� Dalam acara tersebut, panitia mengundang para stakeholder, civitas akademika IAIN Mataram dan pemegang kebijakan dari Kemenag pusat.

Ketua panitia Launching Dr. Suprapto sekaligus ketua tim alih status IAIN Mataram menuju UIN Mataram mengatakan, salah satu hasil dari program kerja Tim Altus dan Tim Akademik IsDB IAIN Mataram adalah diterbitkannya izin penyelenggaraan prodi baru oleh Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI. Mulai tahun ajaran baru ini, sepuluh program studi baru tersebut telah siap menerima mahasiswa baru. Sebagaimana terdapat dalam laman SPAN-PTKIN 2015,A� sepuluh prodi baru tersebut telah bersiap menerima mahasiswa baru tahun akademik 2014/2015. a�?a��Kita akan melakukan sosialisasi ke masyarakat secara terstruktur, massif dan sistemik. Tujuan sosialisai ini adalah sebagai sarana memperkenalkan keberadaan prodi baru kepada masyarakat luas,a��a�� jelasnya.

Selain launching, akan diadakan kegiatan workshop penyempurnaan kurikulum prodi baru dengan menghadirkan pemateri dari Jakarta. Yaitu Kasubdit Akademik Kemenag RI, Dr. Muhammad Zain, MA, dan Kasi Pengembangan Prodi Baru, Drs. Mustakim, MA serta beberapa tenaga ahli yang sesuai dengan prodi baru di atas. Terdapat empat isu strategis yang perlu dicermati dan disikapi dalam mememasuki millenium baru ini, yaitu globalisasi, perekonomian berbasis pengetahuan (knowledge-based economy), perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat, dan perubahan arah kebijakan pengembangan pendidikan tinggi.(tri/*/r6)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys