Ketik disini

NASIONAL

JK: Denny Pendekar Hukum

Bagikan

TERPISAH, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengakui, dirinya pernah ditemui Denny. Saat bertemu, Denny menjelaskan duduk persoalan kasus payment gateway pengurusan parpos yang menjeratnya. JK pun meminta guru besar hukum tata negara UGM itu menghadapi proses hukum dengan baik. ”Denny kan pendekar hukum, mantan wamen (Hukum dan HAM), otomatis harus menghormati hukum,” ujarnya di kantornya, jumat (27/3)  kemarin.

Saat itu, kata JK, Denny menyebut kuatnya nuansa kriminalisasi dalam kasus tersebut, karena dirinya bersuara lantang membela KPK. Namun, JK mengatakan, aparat hukum pasti memiliki alasan untuk memeriksa seseorang.”Kriminalisasi itu kalau polisi memeriksa tanpa ada latar belakang kasus (pidana),” ucapnya.

Menurut JK, pemerintah akan membela Denny jika memang dirinya tidak bersalah. Sebab, pemerintah tidak ingin adanya proses penetapan seseorang sebagai tersangka karena kebijakan yang diambilnya sebagai pejabat negara.

Sementara, Mensesneg Pratikno tidak berkomentar banyak terkait kasus yang membelit Denny. Salah satu menteri di lingkar utama Presiden Jokowi itu memilih menyerahkan segalanya pada kepolisian yang menangani perkara.

Dia menyatakan, dirinya tidak punya kapasitas menanggapi kemungkinan yang bersangkutan menjadi tersangka dalam kasusnya. “Hanya kalau soal kriminalisasi, presiden kan selalu tanggapannya jangan ada kriminalisasi. Tapi, apakah sebuah kejadian itu kriminalisasi atau tidak, tanya ke wakapolri,” elak Pratikno.

Denny sebelumnya pernah datang ke kantor Sekretariat Negara (Setneg) untuk menemui Pratikno. Tujuannya, mengonfirmasi sejauh mana komitmen presiden terkait imbauan agar tidak ada kriminalisasi, khususnya bagi pimpinan dan penyidik KPK. Namun, saat itu, rombongan gagal menemui Pratikno karena kebetulan sedang di Madiun menyertai kunjungan kerja Jokowi. (idr/owi/dyn/r3)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *