Ketik disini

Xpresi

Banyak Bawa Buku, Duh Berat!

Bagikan

BUKU tulis ada tiga, yaitu catatan, latihan, dan PR, belum lagi buku LKS dan buku paket teori. Xmud pun membawa empat hingga lima buku setiap mata pelajaran. Bayangkan jika satu hari ada lima mata pelajaran, maka 20-25 buku yang harus Xmud bawa setiap harinya. Belum lagi tugas-tugas seperti rangkuman dan makalah yang harus dijilid. Waduh, itu mau ke sekolah apa lomba berat-beratan tas?

Tas memang digunakan untuk membawa barang-barang yang diperlukan. Nah, biasanya anak sekolah akan membawa buku, kotak pensil, bahkan laptop.

Tentunya seperti yang dikatakan tadi, bawaan mereka pun menjadi berat. Membawa barang berat pada usia pertumbuhan ternyata harus diwaspadai lho Xmud!

Seperti dilansir dari kesehatanpedia.com, dampak membawa barang berat yaitu mengganggu pertumbuhan pada anak, menyebabkan sakit punggung, dan menyebabkan scoliosis yaitu penyakit pada tulang punggung yang membengkok ke kanan atau ke kiri sebab terlalu berat sebelah membawa tas atau barang.

87 persen responeX mengaku setiap ke sekolah selalu membawa banyak buku, hal ini membuat mereka harus membawa beban berat setiap harinya.

Ahmad Janoar Manadi dari SMKN 1 Janapria mengaku, setiap hari harus membawa beban berat ke sekolah. ”Banyak buku yang harus dibawa dan laptop juga, akibatnya saya pernah sakit pinggang,” ujarnya mengeluh. Xmud yang akrab disapa Adi ini terpaksa harus membawa laptop dan buku-buku tersebut untuk kelancaran proses belajar mengajar.

Membawa banyak buku terlihat seperti tuntutan bagi para remaja yang bersekolah. Buku-buku tersebut harus selalu dibawa karena para guru akan memberikan catatan, latihan, dan PR. Belum lagi harus memiliki buku cetak teori dan LKS agar nggak menghambat Xmud belajar nantinya.

Pendapat berbeda diutarakan Kadek Risma Yunita, membawa buku banyak ke sekolah menurutnya hal yang wajar. Tapi, sebaiknya Xmud mengurangi jumlahnya.

”Kalau bawa yang berat-berat memang jangan terlalu sering, untuk itu Xmud jangan membawa barang yang nggak ada gunanya ke sekolah,” kata siswi SMAN 3 Mataram.

Setuju dengan Risma, beberapa Xmud yang cewek mungkin pernah membawa barang-barang seperti kaca, kosmetik, parfum, atau hal-hal lainnya yang notabene nggak perlu dibawa ke sekolah.

Xmud yang cowok pun mungkin pernah membawa barang-barang seperti permainan kartu, PSP, atau pylox. Wah, lebih baik bawa buku dan alat tulis saja ya Xmud.

Cara yang dilakukan Aulia Vita bisa Xmud tiru nih, untuk mengatasi agar bahu dan pinggangnya nggak sakit, ia membawa tas jinjing selain menggunakan ransel. Dengan begitu, beban berat akan terbagi dua. ”Bahuku jadi nggak pegal dengan cara seperti itu,” ujar siswi SMPN 1 Mataram ini.

Cara yang dilakukan Aulia senada dengan pendapat 19 persen responeX ketika ditanya bagaimana cara mereka mengatasi beban berat membawa buku. 56 persen lainnya memilih untuk membawa buku secukupnya, dan 25 persen memilih menggunakan tas yang nyaman. (atr)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *