Ketik disini

Tanjung

Ketika BPK Periksa Randis

Bagikan

* Kalau Hilang Wajib Diganti

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan NTB memeriksa ratusan kendaraan dinas operasional roda dua, roda empat dan truk milik Pemkab Lombok Utara, Senin (6/4). Pemeriksaan ini sebagai bagian dari agenda pemeriksaan reguler tahunan terhadap kinerja dan tata kelola keuangan pemerintah daerah.

***

RATUSAN sepeda motor, mobil, dan truk berplat merah tampak terparkir rapi di lapangan Supersemar Tanjung, kemarin. Tampak beberapa PNS sedang mengecek keadaan motor dinas yang diberikan sabagai fasilitas penunjang kinerja mereka.

Di sudut lain terlihat beberapa orang sedang menggosok nomor rangka dan nomor mesin kendaraan-kendaraan tersebut. Rupanya ini dilakukan karena BPK RI perwakilan NTB melakukan pemeriksaan fisik dan kuantitas randis yang dimiliki SKPD di Lombok Utara.

Tak berapa lama, dari dalam sebuah mobil keluar beberapa orang yang membawa kamera dan menenteng kertas. Mereka adalah auditor yang akan mengecek administrasi, fisik, dan spek randis yang dimiliki Pemkab Lombok Utara.

Satu per satu randis diperiksa dan hasilnya dicatat petugas BPK di kertas yang dibawa. Salah seorang petugas BPK tampak berhenti cukup lama di depan salah satu randis roda empat. ”Ini kenapa plat nomornya kelihatan berwarna hitam. Tolong segera diganti dengan warna yang sesuai,” tegur petugas tersebut.

Kepala Inspekorat Lombok Utara Zaenal Idrus mengatakan, pemeriksaan randis yang dibeli dari anggaran APBD ini disesuaikan dengan BPKB, STNK dan nomor mesin sesuai dengan kartu inventaris barang (KIB) yang ada di masing-masing dinas. ”Randis ini milik tiga dinas. Paling banyak Setda, Dikes, dan Dikpora Lombok Utara,” ujarnya.

Pantauan Lombok Post, pemeriksaan randis dilakukan bertahap. Pemeriksaan pertama dilakukan BPK terhadp randis yang dimiliki Dikes Lombok Utara. Satu persatu motor dan mobil diperiksa. Kemudian dilanjutkan dengan memeriksa randis milik Dikpora dan randis milik Setda yang diperiksa terakhir.

Lebih lanjut, Zaenal mengatakan untuk mendapatkan randis ini harus melalui SK bupati. Jika memang ada randis yang hilang maka sesuai aturan ada dua cara penggantian yakni diganti dengan kendaraan sejenis atau dalam bentuk uang. ”Ada enam randis roda dua yang dilaporkan hilang dan sudah diganti. Ini wajib diganti karena randis ini milik negara,” ungkapnya.

”Jika nanti ditemukan randis yang rusak akan diklasifikasikan berdasarkan kerusakannya kemudian diajukan untuk dihapus dari aset daerah. Ada tim khusus yang menilai,” imbuhnya.

Sementara itu, petugas BPK RI perwakilan NTB Jati Waluyo mengatakan, pemeriksaan randis ini merupakan salah satu pemeriksaan laporan keuangan yang dilakukan serentak di seluruh Provinsi NTB termasuk daerah. ”Disini kita mengecek aset tetap dinas dalam bentuk randis,” ujarnya.

Ditambahkannya, pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan fisik, kepemilikan, STNK, BPKB termasuk kondisi fisik. ”Tidak hanya tiga dinas ini saja. Nanti akan ada pemeriksaan lanjutan untuk SKPD lainnya,” pungkasnya. (Pujo Nugroho/Tanjung)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *