Ketik disini

Metropolis

NTB Akan Tiru Jabar

Bagikan

* Kredit Lunak Buat Industri Kreatif Daerah

 

MATARAM – Pemprov NTB kini tengah mengkaji sejumlah opsi untuk mendongrak pengembangan industri kreatif daerah ini. Antara lain dengan menyiapkan akses modal tanpa agunan, namun dengan bunga amat ringan.

Opsi itu antara lain mempertimbangkan langkah Pemprov Jawa Barat, yang sukses mendongkrak industri kreatif, dengan menyiapkan kredit lunak dari APBD.

“Langkah Jabar itu adalah salah satu opsi bagi kita di NTB,” kata Asisten III Pemprov NTB HL Syafi’i, Senin (6/4).

Akhir pekan lalu, dia bersama Kepala Biro Umum Pemprov NTB H Fathurrahman dan Kepala Bagian Humas Pemprov Fathul Gani, memimpin rombongan press trip ke Pemprov Jawa Barat.

Syafi’i mengatakan, Jawa Barat misalnya dalam tiga tahun terakhir telah menyiapkan Rp 435 miliar dana APBD untuk menjadi modal kredit bagi usaha kecil. Dana ini ditempatkan di bank daerah.

Hingga awal tahun ini, kredit ini telah diakses lebih dari 6.000 usaha kecil. Menurut penjelasan Kepala Biro Humas Protokol dan Umum Pemprov Jabar, Roni Ganda Kusuma, peminat kredit itu terus meningkat. Sebab, digelontorkan dengan bunga murah yakni hanya 8,3 persen setahun. Jauh di atas bunga kredit yang berlaku yang biasanya mendekati 14 persen.

Menurut Syafi’i, pihaknya akan mulai merumuskan skema kredit ini. Sehingga bisa menjadi salah satu jalan keluar, untuk mendongkrak potensi industri kreatif NTB, yang saat ini belum booming.

Merujuk data Dinas Koperasi dan UKM NTB, total saat ini ada 624.524 UMKM di NTB. Tahun ini, jumlahnya bertambah hingga 14,63 persen dibanding jumlah UMKM tahun lalu.

Keberadaan UMKM kata dia, bisa mendorong upaya mengentaskan kemiskinan di NTB yang sejauh ini mencapai 17,25 persen dari total jumlah penduduk. Selain itu, UMKM juga diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran dengan adanya lapangan kerja. (kus)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *