Ketik disini

Ekonomi Bisnis

Putus dengan RNI, Kini Gandeng Berdikari

Bagikan

MATARAM – Pemprov NTB melakukan kerja sama dengan PT Berdikari dalam hal pengelolaan rumah potong hewan (RPH) di Banyumulek, Lombok Barat. Melalui kerja sama ini diharapkan kapasitas penampungan 200 ekor sapi dapat dikerjasamakan dengan masyarakat sekitar. Sistemnya bagi hasil.

Sebelumnya Pemprov NTB memutus kontrak kerja sama antara PT GNE dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) dalam usaha pengembangan produksi sapi potong di Banyumulek.

a�?Kami bersama GNE telah berkunjung ke PT Berdikari, Jakarta beberapa waktu lalu. Setelah evaluasi RNI dan kerja sama diputus,a�? kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) NTB, Budi Septiani pada Koran ini, senin (6/4).

Pemilihan kerja sama dengan PT Berdikari, lanjut dia, telah menunjukkan aksinya di NTB dengan menjalin kerja sama dengan Pemkot Bima untuk pengelolaan RPH Asakota di Kota Bima. Di sana, mereka telah mengirim sebanyak 2,5 ton daging sapi beku, guna memenuhi kebutuhan di Pulau Jawa.

a�?Melihat aksinya telah ada, maka diarahkan ke Banyumulek. Jadi action dulu baru MoU,a�? tuturnya.

Budi menjelaskan, kandang dengan kapasitas 200 ekor sapi potong di kawasan Banyumulek dipersiapkanA� pemerintah pusat sebagai etalase peternakan di NTB. Untuk itu, pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 5 miliar melalui APBN Perubahan 2015.

Dana itu guna mendukung kawasan Banyumulek sebagai agrowisata, khususnya dalam pengembangan peternakan. a�?Di sana dirancang sebagai pusat pembelajaran dan promosi peternakan tahun 2015-2019,a�? katanya.

Dikatakan, saat ini RPH Banyumulek belum dilakukan pengiriman. Lantaran belum bisa me-manage secara mandiri.A� Sehingga saat ini, Budi masih memfokuskan bagaimana manajeman pemeliharaan, manajemen pakan, manajemen kesehatan, manajemen usaha, dan manajemen pendampingan yang perlu dikawal. a�?Lima itu harus dikawal,a�? ujarnya,a�? pungkasnya. (cr-ewi/r7)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *