Ketik disini

Sumbawa

Warga Kota Taliwang, Sabar Ya?

Bagikan

* Pipa PDAM Masih Rusak

TALIWANG – Pipa utama milik PDAM yang putus akibat dihantam banjir beberapa waktu lalu berhasil dievakuasi. Pipa sepanjang 50 meter itu putus dan terseret banjir sejauh 30 meter dari lokasi awal. Akibat kerusakan pipa ini, masyarakat Kecamatan Taliwangan tidak mendapatkan pelayanan maksimal.

Proses evakuasi pipa baja ukuran 16 inci berlangsung cukup lama. Petugas PDAM harus berjibaku dengan derasnya air sungai tempat pipa tersebut terseret.

Sekitar 20 orang dikerahkan. Proses tersebut memakan waktu cukup lama.Pasalnya pipa utama seberat tiga ton itu tertanam dalam air sementara proses evakuasi menggunakan alat seadanya. Untuk mengerahkan alat berat sangat tidak mungkin. Air sungai (brang) Sepalung masih sangat tinggi.

a�?Evakuasi pipa ini cukup lama karena airnya masih tinggi.Ini saja hujan, air sungai malah naik lagi,” jelas Direktur PDAM KSB, Bambang di Bangkat Monte.

Baru pada sore hari, proses evakuasi pipa utama ini berhasil dilakukan. Pipa yang putus tersebut dibawa ke pinggir sungai untuk diamankan sementara.

“Sekarang sudah berhasil diangkat dan dipindah, kalau hujannya sudah reda dan air sungai turun, malam ini juga akan disambung dan diperbaiki. Tukang lasnya sudah datang melihat langsung pipa tersebut,” katanya.

Bambang memantau proses evakuasi pipa utama. Hujan deras yang mengguyur di sekitar lokasi evakuasi tidak menghalangi para pegawai PDAM ini untuk segera menyelamatkan pipa tersebut.A� “Bisa dilihat sendiri bagaimana karyawan saya sejak pagi hingga sore ini berendam dalan air untuk mengevakuasi pipa yang putus tadi,a��a�� katanya.

Bambang berharap masyarakat memahami kondisi tersebut. Persoalan air bersih yang saat ini tidak bisa dinikmati masyarakat terutama dalam kota Taliwang bukan semata-mata karena pihaknya tidak sigap.

Kondisi ini murni karena bencana alam.Belum lagi proses evakuasi pipa tersebut cukup sulit karena selain pipa yang berat.Posisi pipa yang berada dalam air menjadi kesulitan tersendiri. Belum lagi hujan terus mengguyur sehingga air sungai kembali meluap. a�?Kita berharap masyarakat bersabar. Saat ini kami masih mengupayakan perbaikan tersebut,” harapnya.

Sebelumnya, Anggota DPRD KSB Muhammad Hatta mengkritik kinerja manajemen PDAM. Menurutnya, pihak PDAM tidak profesional dalam menjalankan tugasnya. Masyarakat tidak mendapatkan air bersih selama seminggu.

Menurutnya, alasan kerusakan pipa adalah alasan klasik. Jika manajemen PDAM tanggap, tentu saja kerusakan bisa cepat diperbaiki. Begitu juga saat perencanaan, PDAM menggunakan bahan yang berkualitas tinggi. Untuk kinerja PDAM yang buruk ini, Hatta meminta bupati mengevaluasi jajaran PDAM. Termasuk juga dewan akan mengevaluasi bantuan modal yang selama ini diguyurkan. (far/cen/r7)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys