Ketik disini

Tanjung

Cukup Membantu di Saat Harga Kebutuhan Pokok Naik

Bagikan

* Respons Masyarakat Penerima Bantuan PSKS

Pencairan bantuan Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) mulai dilakukan di Lombok Utara. Setiap kantor pos di kecamatan tampak dipadati masyarakat yang akan mencairkan dana bantuan pemerintah tersebut.

***

RATUSAN masyarakat Desa Tanjung tampak memadati halaman Kantor Pos Tanjung, Selasa (7/4). Warga yang didominasi orang tua ini terlihat mengantre tertib di tengah guyuran hujan cukup deras.

Terlihat sebagian warga berteduh di bawah terop yang sudah disiapkan pihak kantor pos. Ada juga warga yang memilih menghindari hujan dengan berdiri di pelataran kantor pos serta bilik ATM.

Namun tidak sedikit warga yang tampak berdiri di bawah hujan dengan membawa payung dan mengenakan jas hujan. Kedatangan warga ini ingin mencairkan bantuan PSKS yang sudah mulai bisa dicairkan. Untuk hari pertama di Kecamatan Tanjung, Desa Tanjung yang mendapatkan giliran pertama mencairkan bantuan tersebut.

Pelaksanaan pencairan bantuan berlancar tertib. Meski warga sempat mengeluh karena pencairan bantuan ditunda. a�?Saya disuruh datang jam 10 tetapi sampai sekarang belum dimulai juga. Tadi katanya alat pengeras suaranya rusak,a�? ujar Sahrudin salah seorang warga yang ditemui di kantor pos, kemarin.

Setelah alat pengeras suara selesai diperbaiki. Satu-per satu nama masyarakat dipanggil melalui pengeras suara oleh petugas kantor pos. Didampingi Babinsa dan Babinkamtibmas, mereka menerima bantuan PSKS ini. Tampak senyum sumringah terpancar dari wajah warga yang baru keluar dari dalam kantor pos. Mereka akhirnya mendapat bantuan sebesar Rp 600 ribu untuk periode triwulan pertama ini.

Untuk bisa mencairkan bantuan PSKS ini warga harus membawa syarat Kartu Perlindungan Sosial (KPS) yang sudah dibagikan sebelumnya. Tanpa kartu sakti berwarna keemasan tersebut, warga tidak bisa mencairkan bantuan ini.

Setialip, salah seorang warga asal Dusun Karang Langu, Desa TanjungA� yang bekerja sebagai buruh ini mengaku bersyukur dengan bantuan yang diterima. Dirinya rela datang pagi-pagi dan meninggalkan pekerjaannya untuk bisa mendapatkan bantuan tersebut. a�?Nomor antrean sih masih jauh, tapi takut tak kebagian,a�? ujar pria paruh baya ini polos.

Menurut dia, bantuan uang segar dirasa masih sangat kurang untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Apalagi saat ini harga kebutuhan pokok juga ikut naik. a�?Kalau bisa cukup sampai sebulan sih bersyukur. Sekarang harga naik semua,a�? kata pria yang datang mengenakan sarung ini.

Sehari-hari pria yang memiliki empat anak ini bekerja sebagai buruh. Dengan penghasilan per harinya berkisar antara Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu. Dengan bantuan tersebut sedikit banyak dirinya merasa terbantu untuk meringankan beban hidup bersama keluarganya. a�?Yang penting bisa beli beras untuk sehari-hari,a�? cetusnya.

Kepala Desa Tanjung Budiawan mengatakan, pihaknya menerima informasi pencairan bantuan PSKS ini pada Sabtu sore lalu. Informasi ini kemudian langsung disampaikan kepada 12 Kadus untuk diteruskan kepada warga.

a�?Untuk pencairan warga harus bawa KPS. Kalau ada yang hilang bisa langsung melaporkan kepada kami untuk diberi surat kehilangan,a�? ujarnya saat diwawancarai di kantornya, kemarin.

Dijelaskannya, untuk Desa Tanjung yang memiliki 12 dusun tercatat penerima bantuan berjumlah 1.063 orang. Jumlah ini berkurang dari tahun sebelumnya yang berjumlah 1.069 orang. a�?Berkurangnya jumlah penerima ini sudah kita akan sampaikan kepada dinas sosial. Kenapa jumlah berkurang kita juga belum tahu,a�? katanya.

Budiawan mengatakan begitu mengetahui jumlah penerima bantuan berkurang, pihak desa langsung mengadakan musdes dan melakukan verifikasi langsung ke tingkat bawah.

Lebih lanjut bantuan PSKS ini masih ada yang salah sasaran. Bahkan pada 2014 lalu pihak desa membatalkan 83 nama yang dinilai tidak layak mendapatkan bantuan dan menggantinya dengan nama warga yang memang betul membutuhkan.

a�?Perubahan sudah melalui musdes. Dan ada berita acara serta tanda tangan warga yang batal menerima dan warga pengganti penerima,a�? jelasnya. (Pujo Nugroho/Tanjung)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys