Ketik disini

Pendidikan

Inspektorat Didorong Selidiki Tiang a�?a��Mahala��a��

Bagikan

* Polemik Proyek RKB SMPN 17 Mataram

MATARAM a�� Kepala Dinas Dikpora Mataram H Sudenom merespons sorotan pembangunan ruang kelas baru (RKB) di SMPN 17 Mataram yang dituding tidak sesuai anggaran. Ia mendukung Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap bangunan RKB yang menelan anggaran Rp 119 juta.

Di samping itu, ia akan meminta penjelasan terkait proyek yang dikerjakan pada 2014 lalu. a�?a��Kami ingin melihat apa benar dana Rp 119 juta hanya untuk pembangunan tiang saja,a��a�� kata H Sudenom pada Lombok Post, kemarin (7/4).

Mantan sekretaris Dinas Kesehatan Mataram ini juga akan memanggil semua unsur dari Dinas Dikpora Mataram yang terlibat dengan pembangunan RKB tersebut. a�?a��Siapa yang menangani proyek ini akan kami pangggil. Termasuk kepala sekolah terdahulu,a��a�� ujarnya.

Sudenom menegaskan, semua pihak yang terlibat harus bisa mempertanggungjawabkan soal proyek pembangunan RKB yang masih dalam bentuk tiang. Jika memang dana fantastis tersebut diperuntukkan hanya sampai tiang saja, maka tidak ada masalah.

Sudenom kembali memastikan dirinya sangat merespons dengan dugaaan adanya penyimpangan di pembangunan gedung ini. Karena bagaimanapun, RKB yang dihajatkan agar siswa tidak belajar di musala, hingga sekarang belum bisa dimanfaatkan.

Rencananya, ia akan turun ke lokasi untuk melihat lebih jelas RKB yang sudah sampai final tersebut. a�?a��Kami akan ke sana. Kami juga akan meminta pertanggungjawaban yang terlibat dalam pembangunan ini,a��a�� cetusnya.

Saat ini, Sudenom hanya fokus pada pelaksanaan UN. Siswa di Mataram yang akan melaksanakan UN tahun jenjang SMA/MA sebanyak 4.331 siswa, SMK sebanyak 2.723, SMALB 4 siswa dan paket C 455. Meski UN tak lagi menjadi penentu kelulusan, ia sudah meminta kepada satuan pendidikan agar mempersiapkan siswanya melaksanakan UN guna meraih nilai UN tinggi.

a�?a��Kami sudah meminta sekolah tetap mempersiapkan UN. Nilai UN berpengaruh untuk melanjutkan ke jenjang lebih tinggi,a��a�� tukasnya.

Diwartakan koran ini, pembangunan RKB di SMPN 17 Mataram dipertanyakan karena disangka tidak sesuai peruntukkan. Pasalnya, dengan total dana tersebut hanya baru berdiri tiang. Anehnya lagi, bangunan tersebut sudah dikatakan rampung.

a�?a��Anak kecil saja bisa mengkalkulasikan dana yang digunakan pembangunan tiang ini. Tidak mungkin menghabiskan Rp 119 juta,a��a�� kata seorang sumber. (jay/r6)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys