Ketik disini

Metropolis

Warga NTB di Yaman Aman

Bagikan

* Diperkirakan 100 Orang

MATARAM  -Kendati situasi di Yaman terus bergolak, warga NTB yang tengah menuntut ilmu di sejumlah perguruan tinggi ternama di sana, dilaporkan masih aman. Dalam situasi yang serba tak pasti, mereka diharapkan bisa dipulangkan sesuai mekanisme yang diatur Kementerian Luar Negeri.

“Sampai hari ini kondisi mereka masih aman,” kata Gubernur TGB HM Zainul Majdi memberi jaminan, Selasa (7/4). Dia mengaku terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, terkait kondisi terkini di Yaman, dan juga proses pemulangan warga NTB di sana jika terjadi hal-hal yang mendesak.

Gubernur mengatakan, laporan yang diterima pihaknya, warga NTB yang tengah menuntut pendidikan di Yaman sedikitnya 100 orang. Mereka menempuh pendidikan di universitas ternama dan ma’had di negeri yang kini dikoyak perang saudara itu.

Setahu gubernur, belum ada warga NTB yang dipulangkan dalam rombongan yang sudah tiba di tanah air awal pekan ini. Menurut dia, tempat warga NTB menempuh pendidikan memang berada di lokasi yang jauh dari tempat pertempuran. Sehingga kondisi mereka aman.

Rata-rata warga NTB kata gubernur menempuh pendidikan di Kota Tarem Hadramaut. Sementara pertempuran kini berkecamuk di Kota Aden, yang letaknya berjauhan.

Namun, kata dia, dalam situasi yang tidak pasti seperti saat ini, tetap keselamatan menjadi hal yang utama. Sehingga Gubernur meminta agar warga NTB yang ada di Yaman segera mendaftarkan diri untuk proses evakuasi dan pemulangan ke Kedutaan Besar Indonesia.

Di daerah, orang nomor satu di NTB ini juga telah menginstruksikan Badan Kesatuan Bangsa Politik Dalam Negeri berkoordinasi secara intensif dengan instansi terkait. Termasuk para keluarga pelajar tersebut.

Kemenlu kata dia, telah menyiapkan sejumlah skenario pemulangan. Antara lain melalui jalur laut, atau juga melalui jalur udara. Para diplomat RI di sejumlah kedutaan di Timur Tengah juga sudah dikerahkan ke Yaman, untuk membantu proses evakuasi dan pemulangan.

Gubernur memastikan, bahwa seluruh warga NTB di Yaman murni ada di sana untuk menempuh pendidikan. Dia memastikan, keberadaan mereka, tidak ada sangkut pautnya dengan paham radikal. Apalagi sampai ada yang terlibat dalam pertempuran. Hal ini perlu dia tegaskan, menyusul adanya pemberitaan bahwa ada warga Indonesia yang ditangkap otoritas setempat, di Sanaa, Ibu Kota Yaman.

Sementara itu, dikonfirmasi keberadaan anak sulungnya, Muhammad Rifqi Farabi, yang dikabarkan tengah menempuh pendidikan di Yaman, Gubernur mengelak menjawab segera. Namun, saat ditanya kembali, sembari mengulum senyum, dia menegaskan bahwa hingga saat ini, putranya belum berangkat ke Yaman. “Sekarang belum berangkat,” kata Gubernur. (kus/r9)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *