Ketik disini

Kriminal

Belum Untung, Eh Diborgol

Bagikan

* Pengedar Togel Ditangkap Polisi

MATARAM – Meski diinterogasi polisi, I Gusti Lanang, 50 tahun tetap tenang. Kemarin, ia diperiksa terkait aktivitasnya sebagai bandar kupon judi togel di daerah Cakranegara dan Mataram.
Responsnya terhadap pertanyaan dari polisi dan wartawan juga santai. “Ah saya bukan bandar, saya hanya pengecer,”  selorohnya saat ditanya wartawan.

Lanang diciduk aparat dari tim opsnal Polres Mataram, pada Senin lalu sekitar pukul 17.00 Wita di Bendega, Pagutan. Warga Cakra tersebut sempat menolak ditangkap petugas. “Disinyalir dia baru saja usai bertransaksi sebelum diciduk,” ungkap Kasubaghumas Polres Mataram, AKP I Wayan Suteja, kepada awak media.

Namun, penolakan Lanang sia-sia. Dia tidak bisa mengelak saat polisi menggeledah kediamannya di cakranegara. Dalam penggeledahan, polisi menyita uang tunai sebesar Rp 413 ribu, buku rekapan sebanyak tiga lembar, serta satu unit telepon genggam.

Dari interogasi polisi kemarin, pelaku tetap mengelak disebut sebagai bandar. Sebab dia dalam pengakuannya, baru main judi togel sekitar dua bulan. “Saya cuman jual di rumah saja,” kilahnya.

Sehari, katanya, ia mendapat pemasukan sebesar Rp 400 ribu. Kini pelaku dikenakan pasal 303 tentang pidana perjudian. Ancamannya maksimal 10 tahun bui.

Di tempat terpisah, Kasatreskrim Polres Mataram, AKP Agus Dwi Ananto mengatakan, perjudian memang menjadi salah satu atensi dari pimpinan, yakni Kapolres Mataram. “Penyakit masyarakat tersebut dalam laporan yang kita terima, sering meresahkan,” kata Dwi.

Sebab, tidak jarang, dari arena transaksi tersebut, beberapa kasus pidana juga lahir. Seperti di arena judi, kata Dwi, tidak jarang ditemukan juga adanya transaksi narkoba, transaksi barang bodong, dan tindak amoral lainnya.(cr-deq/cr-van/r8)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *