Ketik disini

Kriminal

Danrem Silaturahmi dengan PHDI

Bagikan

MATARAM – Danrem 162/WB Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede, tampaknya sadar betul akan peran strategis dari para pemuka agama untuk bersama-sama menjaga ketahanan negara dan memajukan daerah. Setelah bersilaturahmi dengan sejumlah tokoh agama muslim dan berbicara di beberapa gereja, putra asli NTB ini giliran beramah tamah dengan anggota Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) NTB.

a�?Peran dari pemuka agama itu sangat besar. Saya berharap kita bersama-sama menjaga kerukunan dan toleransi satu sama lain,a�? kata Rudy dalam acara silaturahmi yang digelar di aula kantor sekretariat PHDI NTB tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, ia menyinggung terkait tugas-tugas strategis TNI. Termasuk di antaranya, untuk menjaga ketahanan pangan. Mulai dari pengawasan terhadap ketersediaan pupuk hingga membantu para petani di lapangan. a�?Kita juga ditugaskan ikut membantu kesuksesan program bantuan rumah kumuh oleh pemerintah,a�? lanjut Rudy.

Dalam menjalankan perannya, orang nomor satu di Danrem 162/WB itu pun sangat mengharapkan dukungan semua elemen masyarakat, tak terkecuali pemuka agama. Salah satunya untuk ikut mensosialisasikan dan memberi pencerahan kepada umat.a�?Yang paling penting, bagaimana agar kita sama-sama jaga kondusifitas,a�? tegasnya.

Ia mengimbau adanya upaya pihak-pihak tertentu untuk menebar isu negatif demi memecahbelah kesatuan. Banyak isu-isu Sara dimainkan untuk menghasut agar terjadi pertengkaran. a�?Saya pribadi juga siap menerima keluhan atau aduan dari masyarakat 24 jam. Saya sudah biasa, tidak ada masalah, langsung laporkan ke kami,a�? imbuh Rudy.

Kehadiran Danrem di tengah-tengah PHDI NTB, mendapat apresiasi sendiri. Terutama terkait kepedulian TNI yang tidak hanya fokus menangani urusan ketahanan negara. Melainkan juga peuli akan berbagai permasalahan sosial.

Memanfaatkan momen silaturahmi tersebut, PHDI NTB pun turut mengutarakan keluh kesahnya. Terutama terkait kasus perusakan pura yang beberapa kali terjadi di Pulau Lombok. Secara tidak langsung, ini menimbulkan ketidaktenangan dan ketidaknyamanan bagi umat hindu dalam beribadah. Terlebih, ada beberapa pura yang hingga kini masih distatus Kuo kan.

a�?Kita berharap teman-teman TNI juga bisa membantu mencari jalan keluar atas permasalahan ini,a�? kata Sekretaris umum PHDI NTB Ide Wayan Oka Santosa yang ikut memimpin jalannya diskusi pada acara tersebut. (uki/r8)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *