Ketik disini

Headline Praya

Tak Sanggup Kerja, Mundur Saja

Bagikan

* Dewan Warning ITDC

PRAYA – Menjadi perhatian serius kalangan dewan di Lombok Tengah atas komitmen Presiden Joko Widodo yang menggelontorkan dana sebesar Rp 2,1 triliun untuk percepatan pembangunan kawasan Mandalika Resort. Mereka meminta Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) menunjukkan kesungguhan kerja. Jika tidak, lebih baik mundur saja.

a�?Dua kali dengan sekarang ITDC diuji. Pertama, saat SBY, tapi tidak ada hasil. Dan yang kedua sekarang era Jokowi. Kita tunggu saja,a�? kata Anggota Komisi I DPRD Loteng Suhaimi, selasa (14/4).

Dikatakan politisi PDI Perjuangan itu, tanggung jawab besar mensukseskan percepatan pembangunan kawasan ekonomi khusus (KEK) itu ada ditangan ITDC. Bukan pemerintah provinsi, maupun pemkab. Faktanya, justru kedua pemerintah daerah ini yang lebih getol dari ITDC.

Terbukti, saat kedatangan Presiden Jokowi, yang melobi anggaran dan mempresentasikan pembangunan Mandalika Resort justru pemprov dan pemkab. Bukan ITDC. a�?Tolong ITDC lebih profesional menjalankan tugas. Kalau memang tidak sanggup mundur sajalah. Biar pemkab yang mengelola kawasan Mandalika Resort itu,a�? tegasnya.

Menurut Suhaimi, posisi pemkab dilematis. Di satu sisi, mereka mau tidak mau harus mengintervensi mendorong percepatan pembangunan wilayah selatan Loteng. Dengan harapan, kepentingan peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Di sisi lain, ITDC hanya menunggu bola. Bukan membantu pemkab bersama-sama mencari atau mendorong pembangunan. a�?Sebenarnya, urusan pemkab itu menyangkut keamanan investasi daerah dan teknis lahan. Lain itu tanggungjawab ITDC,a�? kata Suhaimi.

Kendati demikian, pihaknya menunggu langkah ITDC, setelah presiden menggelontorkan dana segar dalam dua tahapan di tahun ini dan 2016 mendatang. a�?Saya melihat, komitmen pemerintah pusat luar biasa,a�? tutup Suhaimi.(dss/r11)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *