Ketik disini

Pendidikan

UN di Penjara, Mana Bisa Nyonteka��

Bagikan

MATARA – Mengikuti ujian nasional (UN) di balik jeruji besi mungkin sebelumnya tidak pernah ada di benak IR, 19 tahun, dan RM, 18 tahun. Namun kenyataannya, dua siswa SMK di Mataram ini harus rela menjalani itu semua di Ruang Indentifikasi Kasat Tahti (Tahanan dan Barang Bukti) Polres Mataram. Hal tersebut terjadi karena yang bersangkutan sedang menjalani proses hukum.

Kasubag Humas Polres Mataram Iwayan Suteja menjelaskan, kedua siswa tersebut terjerat kasus pembunuhan. Mereka diduga melakukan pengeroyokan dan ditangkap Januari lalu. a�?Siswa yang bermasalah dengan hukum tetap diberikan pelayanan dan pengamanan. Termasuk saat mengikuti UN,a�? katanya.

Menurutnya, IR dan RM terlihat siap mengikuti UN. Karena sebelumnya, pihak Polres juga telah menyiapkan buku pelajaran untuk menjadi bekal mereka.

Suteja kembali menegaskan, peserta UN tidak dibeda-bedakan. Termasuk bagi yang melaksanakan di dalam lapas. Mekanisme pengawasan sama dengan siswa lainnya di sekolah. a�?Kita juga memastikan tidak ada bocoran soal atau contek menyontek. Karena dari kami langsung mengawasi mereka di sini,a�? tandasnya.

Dari pantuan Lombok Post, kedua pelaku yang ditempatkan pada ruangan indentifikasi Kasat Tahti Polres Mataram tengah mengerjakan soal. Mereka mengikuti UN mulai hari pertama hingga hari berikutnya, sesuai dengan jadwal UN yang ditetapkan. (cr-zen)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys