Ketik disini

Headline Praya

Rp 2 Miliar Mana Cukup

Bagikan

* Baru Dilantik, Panwaslu Langsung Minta Tambahan Dana

PRAYA – Tiga anggota Panwaslu Lombok Tengah yang baru dilantik, menilai anggaran yang digelontorkan pemkab tidak sebanding dengan tahapan pelaksanaan pilkada.A� Dana yang disiapkan sebesar Rp 2 miliar merujuk dari acuan pilkada di 2010 lalu. Jumlah tersebut dinilai sangat tidak cukup.

Ketua Panwaslu Loteng Lalu Darmawan mengatakan, dana yang disiapkan itu berbanding terbalik dengan kabupaten/kota lain di NTB. Salah satu contoh, kabupaten Sumbawa sebesar Rp 8 miliar lebih.

“Kami anggap dana itu kecil sekali untuk Panwaslu. Mudah-mudahan saja tidak menjadi hambatan di lapangan karena minimnya anggaran,” kata Darmawan, Rabu (15/4).

Lantaran baru dilantik, Darmawan akan menyiapkan rincian penggunaan anggaran yang sebenarnya. Khususnya menyangkut kebutuhan teknis penyelenggaraan pengawasan pilkada oleh masing-masing petugas panwaslu dari tingkat kabupaten hingga Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Jumlah anggota panwaslu dari seluruh tingkatan, mencapai 1.678 orang. Terdiri atas kabupaten 3 orang, di 12 kecamatan masing-masing tiga orang, dan setiap desa/kelurahan 139 orang, serta di tingkat TPS sebanyak 1.500 orang.

“Kami tidak ingin, anggaran ini berpatokan dengan pilkada 2010 lalu. Kala itu, uang Rp 5 ribu saja cukup untuk bensin dan makan. Sekarang mana cukup,” sindirnya.

Harusnya, ungkap Darmawan, pemerintah menyesuaikan perubahan waktu. “Tapi, kami memang dijanjikan tambahan anggaran di APBD Perubahan. Ini yang akan kami kawal sampai tuntas,” sindir Pria berjenggot tipis tersebut.

Jika tidak ada tambahan, Panwaslu akan berupaya semaksimal mungkin menggunakan anggaran yang tersedia. Dengan cara, mengefisiensi beberapa pos.(dss/r11)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *