Ketik disini

Kriminal

Jangan Terlalu Lama Pak!

Bagikan

MATARAM – Kepolisian daerah NTB belum turun lapangan, menindaklanjuti Peraturan Menteri Perdagangan No 06/M-DAG/PER/1/2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap pengadaan, peredaran, dan penjualan minuman beralkohol.

Padahal aturan tersebut ditetapkan berlaku serentak sejak 16 April. a�?Kita kan tidak bisa langsung jalan. Sekarang, kita masih telaah target sasaran dulu,a�? kata Kabid Humas Polda NTB AKBP M Suryo Saputro SIK.

Sebagai instansi penegak hukum, Suryo memastikan, polisi akan di garda terdepan guna memastikan bahwa permendag itu berjalan sebagaimana mestinya. Kepolisian diakui sudah mmengumpulkan data dan informasi terkait peredaran miras di NTB.

Sejauh ini, masih dilakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun di masing-masing daerah.A� Terutama terkait wilayah yang akan menjadi sasaran. a�?Apakah nantinya kawasan wisata akan diberikan kelonggaran atau tidak. Ini masih dikoordinasikan,a�? lanjut Suryo.

Dalam waktu dekat, lanjutnya, polisi pun akan mulai menggelar operasi miras. Termasuk sejumlah minimarket dan warung-warung. a�?Suatu ketika nanti kami akan adakan operasi, sesuai petunjuk mentri,a�? katanya.

Lebih lanjut, Suryo menegaskan bahwa razia mis tradisional memang akan lebih getol dilakukan oleh pihak berwajib. Pasalnya, miras jenis ini lebih marak beredar di sembarang tempat. Miras tradisional juga cendrung rawan mengakibatkan konflik sosial dan aksi kriminalitas.(uki/r8)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *