Ketik disini

NASIONAL

Pelunasan BPIH Tunggu Perpres

Bagikan

JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) bersama DPR memang sudah menetapkan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 2015. Namun masa pelunasannya masih menunggu diterbitkannya peraturan presiden (perpres). Pemerintah menargetkan urusan pelunasan BPIH serta pengisian kuota haji tahun ini tuntas sebelum bulan puasa.

Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenag Mochammad Jasin menjelaskan, pemerintah bersama DPR sudah menyepakati besaran BPIH tahun ini senilai USD 2.717 atau sekitar Rp 35 juta rupiah (USD 1 = Rp 12.952). “Seperti skema pelunasan BPIH selama ini, harus menunggu diterbitkannya perpres dulu,” jelas dia di Jakarta kemarin (26/4).

Sambil menunggu kepastian dibukanya masa pelunasan BPIH 2015, Jasin mengatakan calon jamaah haji dianjurkan untuk menyiapkan uang pelunasan. Bagi calon jamaah yang sudah bayar uang muka BPIH sebesar Rp 20 juta, berarti tinggal menyiapkan sekitar Rp 15 juta. Sedangkan bagi calon jamaah yang sudah setor uang muka Rp 25 juta, tinggal melunasi Rp 10 jutaan.

“Nilai pastinya mengikuti kurs yang berlaku saat jamaah melunasi di bank,” jelas Jasin. Sehingga, tidak bisa diputuskan angka pasti BPIH dari sisi kurs rupiah. Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu juga berharap, tidak ada calon jamaah yang tidak berangkat gara-gara tidak bisa menyiapkan uang pelunasan BPIH.

Meski sampai kemarin belum ada tanda-tanda penerbitan perpres pelunasan BPIH, Jasin menuturkan target Kemenag pelunasan BPIH sudah tuntas sebelum bulan puasa. Diperkirakan awal bulan puasa dimulai pada 17 Juni. Dengan demikian waktu efetif yang tersisa untuk masa pelunasan BPIH hanya Mei dan paruh pertama Juni.

Seperti diberitakan penetapan BPIH 2015 sebesar USD 2.717 merujuk dari beberapa pertimbangan. Di antaranya adalah komponen biaya penerbangan sekitar USD 1.246 per jamaah. Kemudian biaya pemondokan yang dipatok sekitar 4.750 riyal. Serta biaya transportasi darat selama berada di Saudi sekitar 348 riyal. (wan/end/r8)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *