Ketik disini

Giri Menang

Tak Ada Lagi Prajurit Ngontrak

Bagikan

* Dibangun Ribuan Rumah Murah

GIRI MENANG – Program rumah murah untuk prajurit TNI mulai bergulir. Ribuan unit rumah akan dibangun di Desa Kediri, Lombok Barat.

Di atas lahan seluas 20 hek¬tare bakal dibangun rumah murah untuk prajurit, pur¬na¬wirawan, dan PNS. Rencananya perusahaan pengembang PT Adikara Citra Mandiri akan membangun 2.200 ribu unit rumah.

Pembangunan perumahan Bumi Kartika ini dirangkai dengan peletakan batu pertama oleh Kepala Badan Pengelola Tabungan Wajib Perumahan (BP TWP) Kol CZI Cori Wahyudi didampingi Komisaris PT Adikara Citra Mandiri Tamrin.

Menurut Kepala BP TWP TNI AD Kol CZI Cori Wahyudi, perumahan merupakan kebutuhan pokok. Untuk itu, pihaknya membuat program rumah murah bagi prajurit TNI.

”Ada banyak prajurit TNI setelah pensiun tidak memiliki rumah. Makanya kami buatkan program rumah murah ini,” katanya usai peletakan batu pertama perumahan Bumi Kartika di Kediri, Sabtu (25/4).

Ia mengatakan, pimpinan TNI AD tidak ingin  permasalahan tersebut menimpa para pensiun. Apalagi, sampai ada kesan habis manis sepah dibuang.

”Sekarang tidak ada lagi seperti itu. Setiap prajurit yang baru masuk harus mempunyai rumah milik. Setelah purna tugas mereka bisa meninggalkan asrama dan tinggal di rumahnya,” jelasnya.

Ia menjelaskan, BP TWP ini memiliki peran membantu pimpinan di bidang kesejahteraan khususnya menyediakan perumahan melalui program swakelola.

”Sistemnya melaui arisan,” ujarnya. Setiap prajurit, lanjut dia, akan dipotong Rp 50 ribu per bulan. Dari pemotongan itu terkumpul dana Rp 14 miliar tiap bulannya.

”Jumlah TNI secara keseluruhan sekitar 340 ribu lebih. Jadi, setahun uang yang terkumpul Rp 300 miliar lebih. Uang ini diputar dan dibuatkan program KPR (kredit perumahan rakyat),” ungkapnya.

Lebih lanjut, Cori menyebutkan, khusus pembangunan perumahan untuk prajurit TNI di Kediri Lobar, rencananya sebanyak 1200 rumah. Selain itu, pengembang menyediakan pula rumah untuk masyarakat umum.

”Setiap prajurit bisa ambil disini. Misalkan ada yang tugas di Irian Jaya, bisa ambil di sini (Kediri). Yang tugas di sini, bisa ambil di Surabaya,” terang dia.

Ia menambahkan, bagi prajurit TNI yang mengambil rumah tersebut tidak dibebankan uang muka. BP TWP yang menutupinya melalui KPR.

”Harapannya, dengan rumah murah ini semangat kerjanya ditingkatkan. Prajurit bisa melaksanakan tugasnya dengan maksimal,” tandasnya.

Sementara, Komisaris PT Adikara Citra Mandiri Tamrin mengatakan, pembangunan 1200 unit lebih rumah ini akan dilaksanakan dalam kurun waktu selama tiga tahun. Jika ada instruksi dari pimpinan TNI AD untuk pengembangan, pihaknya akan membangun lagi kebutuhan.

”Perumahan Bumi Kartika ini dibangun di atas lahan 20 hektare,” katanya. Pengusaha muda ini menegaskan, rumah murah ini dibangun menggunakan material berkualitas. Artinya, rumah ini dibangun bukan untuk direhab tapi untuk ditempati.

”Kami menyediakan rumah siap huni bukan siap rehab. Kami bangun dengan material cukup bagus yang bisa bertahan lama,” tandasnya. Ia mengungkapkan, jalan di perumahan ini dibangun mengguna cor. Sehingga kenyamanan dan penggunaan jalan bertahan lama.

Di samping itu, sambung dia, perumahan ini akan dilengkapi dengan fasilitas seperti tempat ibadah, olahraga, bisnis, dan rekreasi. ”Untuk pemeliharaannya, kami berikan garansi selama satu tahun,” janjinya.

Ia menambahkan, perumahan ini tidak hanya diperuntukan prajurit TNI saja, namun TNI AU, AL, dan kepolisian juga. Begitupun dengan masyarakat umum. ”Kami bangun untuk kalangan umum sebanyak 50 persen,” tandas dia. (jlo/r6)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Up