Ketik disini

Politika

Amin Berdiri di Kubu Agung

Bagikan

* Pimpin Konsolidasi Partai Golkar NTB

MATARAM – Politisi Partai Golkar NTB H Muhammad Amin yang juga Wakil Gubernur NTB, kian terang berdiri di kubu Agung Laksono. Kemarin, di salah satu hotel di Mataram, Amin bersama para petinggi Partai Golkar se NTB menggelar rapat koordinasi.

“Pada saat belum ada pendaftaran hasil Munas Bali dan Munas Jakarta memang saya berpendapat yang sah itu adalah Munas Riau. Tapi setelah Kemenkum HAM mengesahkan Munas Jakarta, tentu kepengurusan Munas Riau itu sudah demisioner,” kata Amin.

Di depan puluhan kader, Amin menegaskan pihaknya ingin Partai Golkar tetap solid. Apa yang terjadi di tubuh Partai Golkar merupakan pembelajaran penting bagi semua kader. Amin mengaku tidak ingin melihat perpecahan di tubuh partai. Hanya saja, keluarnya keputusan pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM sudah menegaskan keabsahan kepengurusan Agung Laksono.

Dia juga menyebut, keputusan pemerintah itu sifatnya memiliki kekuatan eksekutorial. Meski begitu, dia berharap situasi politik di NTB harus kondusif. Mengenai perombakan fraksi di DPRD NTB menurut dia tidak perlu dilakukan. “Lagipula kan kita menginginkan kondusifitas sehingga tidak perlu melakukan perombakan apapun. Itu ada mekanismenya nanti setelah semua jelas. Biarlah kader-kader golkar di DPRD itu bekerja dengan baik,” ungkap Amin yang menjabat Plt Sekretaris DPD I Partai Golkar versi Agung Laksono.

Sementara itu, Plt Ketua Harian DPD I Partai Golkar NTB H Mesir Suryadi mengungkapkan, banyak agenda politik yang menunggu sehingga diperlukan keseriusan yang ekstra. Apalagi dalam waktu dekat akan menghadapi pemilu kepala daerah. Terkait dengan itu pihaknya segera melakukan musyawarah daerah termasuk menyiapkan kandidat bakal calon kepala daerah di tujuh kabupaten/kota.

Menyikapi rencana perombakan di tingkat DPRD Kabupaten/Kota, Mesir mengatakan hal itu akan dilakukan setelah semua agenda internal tuntas. Evaluasi di tingkat fraski termasuk Ketua DPRD NTB itu akan dilakukan. “Sebenarnya banyak agenda politik yang harus segera diselesaikan oleh Partai Golkar. Kalau untuk evaluasi internal itu jelas dilakukan tapi setelah semua agenda selesai,” ungkap dia. (tan/r9)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *