Ketik disini

Giri Menang

Curi Motor, Habis Bensin, Ketangkap Deh!

Bagikan

GIRI MENANG – Maling motor yang satu ini kena apes. Pelaku dengan inisial Nmy alias Yrr, warga Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah (Loteng) berhasil ditangkap korbannya.

Pria 19 tahun ini mencuri motor korban Ipa, warga BTN Rean, Gerung, Lobar, Minggu lalu. Usai mengambil motor korban yang diparkir di teras rumah itu, pelaku bersama rekannya kabur.

Pelaku menunggangi motor curiannya jenis Yamaha Jupiter MX. Sementara, rekannya membawa motor yang digunakan untuk menjalankan aksi. Apesnya, motor curian itu kehabisan bensin di Dusun Menang, Gerung. Pelaku pun mampir disebuah warung untuk mengisi bensin.

Di saat pelaku membuka jok motor, korban yang sadar motornya kemalingan berusaha mencari. Hasilnya, dia menemukan motornya sedang ditunggangi orang lain.

Merasa motornya dicuri, korban langsung menghampiri dan meminta pelaku mengembalikannya. Rupanya, permintaan korban dibalas dengan perlawanan oleh pelaku.

Pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan mengeluarkan sebilah parang. Pelaku berusaha menyerang dan melukai korban. Tidak jadi korban sabetan parang pelaku, korban memberikan perlawanan.

Keduanya terlibat pergulatan hingga korban mengalami luka tebas dibagian kaki. Sementara, warga yang melihat korban dan pelaku langsung menghampirinya.

Saat itulah pelaku tidak bias berbuat banyak. Warga yang sebelumnya mengetahui pelaku mengambil motor korban ramai-ramai menghajarnya. Beruntung, nyawa pelaku berhasil diselamatkan berkat kecekatan anggota Polsek Gerung. Kemudian, pelaku bersama motor curian diamankan.

”Pelaku ini baru saja ambil motor. Korban mencari ke sejumlah ruas jalan dan menemukan pelaku bersama motor saat isi bensin,” kata Kapolsek Gerung AKP Kadek Metria kepada wartawan, kemarin (27/4).

Ia mengaku, saat korban mengambil motornya, pelaku melakukan perlawanan. Keduanya pun terlibat perkelahian dan korban mengalami luka sepanjang enam jahitan dibagian kakinya.

”Pelaku sempat dihajar massa. Tapi, kami yang sebelumnya mendapat laporan mengamankannya,” jelasnya.

Mantan Kasatnarkoba Polres Lobar ini menduga, pelaku tidak beraksi sendiri. Ia menjalankan aksi bersama rekaknya, yang saat ini sedang diburu.

”Pelaku beraksi bersama rekannya. Tapi sudah kabur. Kami sudah dapat identitasnya,”aku dia.

Dari hasil interogasi sementara, sambung dia, pelaku sudah menjalankan dua kali. Pertama, pelaku mengaku mengambil motor pamannya.
”Pelaku sudah beraksi di dua TKP,” terangnya.

Ia menambahkan, pelaku bersama rekannya ini diduga kerap melakukan aksi pembegalan. Sebab, pihaknya mengamankan sajam dan dua unit kunci leter T dari tangannya.

”Kami duga pelaku juga melakukan begal. Itu diperkuat dengan sajam yang dibawanya,” tandasnya.

Sementara, Yrr yang tangannya diborgol mengakui perbuatannya. Ia mengambil motor untuk tambahan uang belanja. Karena, penghasilan sebagai buruh bangunan tidak mampu memenuhi kebutuhan tiap hari.

”Hasilnya untuk belanja Mas,” aku dia.

Perbuatan Yrr ini harus mengantarkan dirinya tidur dibalik jeruji besi. Ia pun dijerat dengan 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dan terancam hukuman maksimal 7 tahun penjara. (jlo/r6)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *