Ketik disini

Bima - Dompu

Lanjutkan Bukan Berarti Dukungan Politik

Bagikan

BIMA – Sejumlah kepala SD di Kecamatan Woha disinyalir terang-terangan mendukung bakal calon Bupati Bima petahana (incumbent), H Syafruddin HM Nur. Dukungan terhadap incumbent ini diperlihatkan kepala sekolah dengan memasang baliho H Syafruddin di seluruh SD di Kecamatan Woha.

Baliho bertuliskan “Mari Kita Lanjutkan Pembangunan Daerah” tersebut dipasangA� tepat di pintu masuk dan di gedung sekolah. Dalam baliho itu, juga tampak poster H Syafruddin bersama kepala sekolah setempat.

Pantauan wartawan, nyaris seluruh SD memasang baliho serupa. Yang membedakannya adalah poster kepala sekolah masing-masing. Sementara tulisan dan ukuran baliho semuanya hampir sama.

Pemasangan baliho tersebut dikritik aktivis di Woha, Yusuf HI. Mantan Kades Naru, Kecamatan Woha ini menduga ada oknum yang berperan dalam pembuatan baliho itu. Dia juga menuding bahwa oknum tersebut telah meminta uang Rp 1 jutaA� kepada tiap kepala sekolah untuk pembuatan baliho.

Persoalan tersebut sangat dia sesali, karena kepala sekolah sebagai PNS, tidak bolehA� terlibat politik praktis.

“Mereka harusnya netral. Tapi karena pengaruh kepentingan, inilah yang terjadi,” ujar Yusuf.

Kepala UPTD Dikpora Kecamatan Woha, Sahruddin LatiefA� mengatakan, pemasangan baliho di sekolah tidak dikaitkan dengan politik. Karena baliho tersebut untuk memotivasi dunia pendidikan untuk melanjutkan prestasi yang sudah diraih.

“Jangan langsung beranggapan itu adalah politik. Tulisan a�?’Lanjutkan’a�� itu hanya semboyan untuk memotivasi dunia pendidikan. Bukan bermaksud untuk terang-terangan mendukung bakal calon,”A� jelasnya kepada Radar Tambora (Lombok Post Group), kemarin.
Dia berharap masyarakat tidak berasumsi buruk dengan adanya baliho tersebut. Kata dia,A� baliho foto bupati sah-sah saja ada di lingkungan sekolah.
a�?Kalau ada tulisan dicoblos, barulah dikomplain,” tandasnya.

Ketua Panwaslu Kabupaten Bima, Abdullah mengaku belum mengetahui adanya temuan tersebut. Selain itu, pihaknya juga belum bisa mengambil tindakan karena masih merekrut Panwas Kecamatan.

“Nanti kita akan tertibkan jika memang melanggar ketentuan. Tapi saat ini kita masih fokus dengan kelengkapan anggota panwas,” katanya. (edo/r7)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys