Ketik disini

Headline Metropolis

Ngomongnya Sih Tegas, Tapi…

Bagikan

* Tempat Karaoke Tetap Jualan

MATARAM – Imbauan Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram yang melarang tempat karaoke menjual minuman keras (miras) mandul. Meski sudah sering diingatkan dan dirazia, namun mereka tatap saja menjual miras.

Buktinya, petugas gabungan Polres Mataram bersama Satpol PP Kota Mataram menemukan miras dijual di Kafe Sayung, saat operasi Sabtu malam (25/4). Dua dus miras kemudian disita petugas dari tempat itu sebagai barang bukti.

Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian (Opdal) Satpol PP Kota Mataram Bambang Eyd mengaku, saat ini pihaknya masih sekadar memberikan imbauan terkait izin-izin yang sudah mati. Tujuannya agar pemilik usaha mengurus izin dan mematuhi aturan yang berlaku. ”Kita memebrikan pemahaman kepada mereka sekaligus sosialisasi,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Mataram Wartan menegaskan, rumah bernyanyi adalah tempat yang dilarang untuk menjual miras. Tidak ada satu pun izin operasional yang pernah diterbitkan untuk menghalalkan pemilik karaoke keluarga menjual miras. ”Itu jelas tidak boleh, dan kami tidak pernah mengeluarkan izin operasionalnya,” tegas Wartan.

Beberapa tempat karaoke memang memiliki surat izin tempat usaha minuman beralkohol (SITUMB), namun dia belum memiliki izin operasional. Artinya selama ini Diskoperindag tidak pernah merekomendasikan karaoke keluarga menjual miras.

Wartan menjelaskan, sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 6 Tahun 2015, dan Perda Kota Mataram Nomor 2 Tahun 2015 sudah jelas diatur dimana saja lokasi yang boleh dan tidak boleh menjual miras. Minimarket dan tempat Karaoke jelas tidak diperbolehkan menjual miras.

Untuk itu, ia mengingatkan kepada para pengelola karaoke untuk tidak mencoba-coba. Sebab pemkot bisa memberikan sanksi yang tegas. Baik teguran lisan, tertulis hingga pencabutan izin. ”Setiap pelanggaran pasti dikasi sanksi, kalau tidak ada izinya, ditutup bisa saja,” tegasnya.

Pemkot Mataram sudah membentuk tim terpadu untuk menangani masalah miras. Tim ini terdiri atas banyak dinas dan instansi terkait. Mulai dari Satpol PP, Polres, Disbudpar, Dinas Kesehatan, BPPOM, Disosnakertrans dan sebagainya.

Sementara peraturan wali kota (Perwal) untuk menindaklanjuti Perda Nomor 2 Tahun 2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol belum rampung. ”Secapatnya akan kita selesaikan,” tandasnya. (ili/r8)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *