Ketik disini

Ekonomi Bisnis

Kadar Air Gabah Petani di Bawah Standar

Bagikan

MATARAM – Kepala Bulog Kadivre NTB M Sugit Tedjo Mulyono mengakui harga pembelian pemerintah (HPP) yang baru belum bisa meningkatkan nilai tukar petani (NTP) pada bulan April.

A�Penyebabnya, kadar air yang terkandung dalam gabah di tingkat petani, belum sesuai dengan standar Bulog.

a�?Itulah yang membuat harga penjualan gabah petani masih rendah,a�? terangnya pada Lombok Post, usai mengikuti rilis BPS, Selasa (5/5) kemarin.

Dalam menetapkan HPP, Bulog memiliki standar. Harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani Rp 3.700, dan di tingkat penggilingan Rp 3.750. dengan ketentuan kadar air maksimum 25 persen, dan kadar air hampa maksimum 10 persen.

a�?Kenyataannya gabah dari petani kadar airnya mencapai 35 persen. Jadi di bawah standar Bulog,a�? jelasnya.

Ketika harga penjualan gabah di tingkat petani di bawah HPP, dipastikan kualitas gabah tidak bagus. a�?Makanya harga jual gabah petani mencapai Rp 3.200 bahkan Rp 1.300 karena tidak sesuai standar,a�? katanya.

Guna meningkatkan NTP agar pembelian gabah sesuai HPP, lanjut dia, petani diharapkan mengeringkan gabah mereka. Petani juga diharapkan memiliki penggilingan ukuran kecil milik sendiri. a�?Jika gabahnya memenuhi standar, Bulog pasti beli,a�? pungkasnya. (cr-ewi/r4)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *