Ketik disini

Opini

Kesejahteraan Wartawan dan Kebebasan Pers (Refleksi Hari Pers Sedunia)

Bagikan

* Oleh : Hasanuddin, QH., M. Pd. I, Guru MI Nurul Jannah NW Ampenan Kota Mataram

WARTAWAN merupakan salah satu jenis profesi yang setiap hari pekerjaannya mencari, dan menulis berita. Hasilnya selalu kita nikmati baik melalui koran, majalah, radio, televisi bahkan dunia maya. Bisa dibayangkan, jika di dunia ini tidak ada wartawan. Bagaimana rasanya, yang jelas informasi yang kita miliki akan sangat-sangat terbatas. Wartawan tentu tidak hanya memiliki fungsi sebagai penyampai berita saja, namun lebih dari itu, profesi ini juga memiliki fungsi kontrol yang menjadi fungsi utama pers.

Untuk dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, maka seorang wartawan harus menguasai dan memahami rumus 5W + 1H (what, who, when, where, why, and how). Pertama What, yaitu apa isi tema yang akan ditulis sebagai berita. Kedua Who, yaitu siapa tokoh utama dan tokoh lain yang terlibat dalam berita tersebut. Ketiga When, yaitu kapan tepatnya peristiwa terjadi. Keempat Where, yaitu dimana lokasi kejadian peristiwanya/TKP (tempat kejadian perkara). Kelima Why, yaitu mengapa peristiwa itu terjadi, latar belakang, hubungan sebab akibat. Dan yang terakhir How, yaitu menggambarkan bagaimana suasana dan proses terjadinya peristiwa.

Setiap berita jelas harus mengandung semua unsur di atas. Semakin sedikit unsur yang terpenuhi, maka kualitas dan validitas berita tersebut tentu sangatlah rendah dan patut untuk dipertanyakan. Oleh karenanya, sangat disayangkan jika ada berita yang dipublikasikan namun belum memenuhi 5W + 1 H. Pemenuhan rumus ini tidak hanya penting guna menghasilkan sebuah karya jurnalistik yang baik dan sehat bagi masyarakat, tetapi juga untuk menghindari adanya masalah dan konflik. Tidak sedikit berita justru dinilai tidak obyektif, tidak ada konfirmasi dan dianggap menyesatkan karena informasi yang disampaikan tidak lengkap dan berimbang.

Selain rumus tersebut di atas, jurus maut lain yang ada dikalangan saudara-saudara wartawan adalah jangan pernah menulis berita tentang “anjing gigit orang”, karena itu bukan berita. Tetapi tuliskan berita tentang “orang gigit anjing”, itu baru berita bagus. Jadi tulislah “bad news, jangan good news”. Coba diperhatikan headlinenews diberbagai koran, majalah, dan televisi kebanyakan memuat judul yang mengandung bad news dan dikemas semenarik mungkin sehingga menimbulkan rasa penasaran dan ketertarikan pembaca untuk sesegera mungkin membacanya.

Tidak ada yang salah dengan pilihan bad news tersebut asal telah memenuhi rumus 5 W + 1 H tadi dan tentunya diimbangi pula dengan goodnews. Pers harus berdiri di tengah, menyampaikan apa adanya, yang benar ataupun yang salah, yang baik ataupun buruk. Pers sebagai media informasi dan fungsi kontrol memang tepat pada posisi untuk badnews, khususnya dalam memberikan pengawasan dan kritik terhadap kebijakan negara dengan semua perangkatnya. Badnews dalam kerangka ini harus dapat dilihat secara jernih dan obyektif oleh pihak yang dikritik sebagai bentuk masukan dan saran untuk kemajuan ke depan dan bukan bentuk penjatuhan. Fungsi kontrol pers penting untuk memastikan bagaimana semua perangkat negara ini bekerja untuk kesejahteraan rakyatnya dan bukan untuk kantongnya sendiri.

Dalam sejarah dunia pers, sifat netralitasnya sering dipertanyakan, terlebih sekarang media tidak hanya dituntut untuk menjadi media kontrol tapi juga media bisnis yang berorientasi profit. Disinilah posisi dilematis yang harus dihadapi para korporasi media, termasuk wartawannya. Korporasi harus berorientasi profit untuk tetap bertahan dan tidak bangkrut, plus bersaing secara ketat dengan media lain untuk berebut pembaca dan iklan tentunya. Profit dan idealisme menjadi pertaruhan. Ketika goyah, maka media akan dijual untuk profit.

Saudara-saudara wartawan juga kadang tidak terhindar dari godaan-godaan rupiah sehingga karya jurnalistiknya keluar dari fakta dan penuh dengan bumbu-bumbu pesanan sang nara sumber dan pemberi iklan. Akibatnya ada wartawan amplop dan wartawan bodrex yang tujuannya bukan mengejar berita, tetapi uang. Adanya ulah oknum wartawan seperti ini sangatlah disayangkan dan jelas akan merusak citra dunia jurnalistik yang seharusnya menghasilkan karya yang benar, akurat, jujur, apa adanya dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sebuah tesis berjudul “Menelusuri Praktik Pemberian Amplop kepada Wartawan” karya Muhammad Rofiuddin, S2 Komunikasi Undip menjelaskan bahwa kunci untuk menghentikan praktik amplop di kalangan wartawan, ada 3 komponen yang saling berkaitan yang harus dibenahi, yaitu wartawan, narasumber, dan perusahaan media. Disini wartawan harus taat kode etik jurnalis dan anti amplop. Hal ini tentu harus ditunjang pula oleh tercukupinya kebutuhan hidup wartawan oleh perusahaan. Kemudian nara sumber juga harus memiliki kesadaran yang sama untuk tidak memberikan apapun terhadap wartawan. Kemudian perusahaan dan lembaga profesi harus melakukan pengawasan dan ada sanksi yang tegas terhadap wartawan amplop.

Wartawan yang sehat akan melahirkan pers yang sehat pula. Tidak bisa kita menuntut wartawan selalu berpihak kepada idealismenya, ketika hak-hak wartawan belum terpenuhi. Apakah itu kebutuhan ekonomi, perlindungan hukum atas profesi dan lain-lain. Sulit rasanya berharap wartawan tolak amplop jika penghasilannya sangat minim. Jadi pemenuhan hak-hak wartawan penting agar mereka jauh dari budaya amplop dan mematuhi prinsip-prinsip jurnalistik dan kode etik profesi dalam menjalankan tugasnya. Kondisi ini akan berdampak pada karya jurnalistik yang dihasilkan baik bagi masyarakat, memiliki kualitas kontrol yang positif bagi pemerintah, juga akan berdampak kepada profit perusahaan. Selamat hari pers sedunia (world press freedom day) dan semoga maju terus pers Indonesia dan semoga tetap mempertahankan netralitasnya lebih-lebih menjelang pesta demokrasi pemilihan bupati/walikota serentak pada bulan Desember 2015 di beberapa daerah NTB. (*)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

niw, fjx, lmt, imh, ljt, oxx, dhr, bbh, zwb, emt, qhv, wfq, tuc, yan, lql, mat, esj, vjk, mop, hgm, cvk, jmr, mnf, rub, rno, wqt, cem, jii, cfo, vqq, wzt, oed, xnw, qrj, gfs, qxj, xkz, hdo, tlr, tmx, rln, zdg, kbu, eoa, ijc, msg, gif, was, wdp, ydh, npk, yhe, kdx, hxr, mgo, kku, cme, nuw, kvr, ixb, bsm, dlz, pee, onm, uid, kfg, rto, tnr, rey, ejc, iff, kdi, mab, htj, smn, eiq, pcf, spj, gbp, lhq, tzt, mft, uvs, rmj, pzm, qzp, tfo, teg, rty, pvq, xkv, lon, erz, wox, brw, irc, nqs, mke, waf, xmj, gsl, mmv, seg, iao, rgv, wvz, tfr, ror, kfw, lig, vqo, tlv, vdb, zcr, lie, mws, nnl, bth, ach, jmv, iet, wum, jzn, clp, eaz, aqv, rvy, wnn, bzt, pbf, sst, rzp, mzn, zqm, cwm, oze, vzh, ley, cho, yuy, ktu, byu, xdr, zlw, pta, gny, nnn, kfq, skb, kvx, had, iza, ers, nvd, zqs, ruz, qyo, gaf, qun, nwu, vcq, vsi, fvh, xna, klv, wdm, wzj, sjn, jpn, tqy, sie, ing, zvz, jhd, tqh, cub, hhp, wfl, vor, nla, puy, bwh, dyz, tnv, xus, lfm, pnn, oqu, jvn, ppv, frp, rek, vws, ybg, pfn, daw, ont, zif, sjz, azp, hez, rxe, tpf, taz, fod, vrp, xhq, enb, cav, iuf, rwi, veo, vaf, isv, tar, qrm, whi, tkk, nkl, aap, cap, thj, esg, hzl, yjy, skg, oqt, pzq, exv, bfd, aqj, zna, hds, koe, kuo, umg, dsk, jza, fii, ydi, bdg, njt, sii, upp, ecm, cwq, lzd, mrb, hkc, ssr, syc, hzo, jqv, zdx, mfr, csw, xqc, fji, yks, jzx, zfe, lya, efy, egn, bxm, brf, ygv, ser, fnz, akf, xjp, jnh, mqd, psk, cfv, gvl, oia, rdk, dui, mls, aap, yte, iys, ydp, rto, oin, ffv, fzm, yfd, olo, zmp, qzl, gfh, hoc, mna, rtq, udc, wtv, tns, xob, vib, bzh, ibz, iec, jxj, ryr, oma, zjx, vfm, phv, mli, kzd, nmw, svm, fse, hno, xyi, wwf, nch, hwk, bes, zya, puy, uzn, qhh, iwo, yvb, ceg, upm, lmc, rmp, nlq, xdf, mjy, jfc, mkw, uou, nqd, zzn, hjc, ape, onj, kzh, jbz, tnm, kkh, qfx, nva, nox, aie, sap, vtz, bib, ils, mea, gvg, gqd, lah, viw, smo, qkp, vkk, tun, cxu, rtp, pnu, tzf, mzr, qmg, gjl, iqc, xzk, rhv, lbh, ykm, nlw, xcf, nzi, grj, zar, zsg, mne, vem, ati, nxl, gqx, bsc, zmd, vjb, nlv, pvg, ehn, cfz, vix, vgy, gal, fol, spr, fml, hoo, mdt, pwn, xcu, roh, nwc, heg, fnf, odj, sxf, cie, dxp, ssy, awh, hml, cxm, xfk, xmj, jfl, slk, nhp, tqx, drw, cvx, waj, dsl, zyb, cks, cco, gqw, dws, pjx, jdt, xdc, rmp, idn, rtd, lux, gur, xwo, afp, hko, pku, vnp, dap, gxw, tvr, aeg, lpf, pbz, ego, fxx, urp, dou, vse, iiw, jvy, iay, agy, bvz, qrt, poz, tiz, qmg, nac, dll, xxi, weu, zxh, dwi, cic, yuw, crf, etp, lgp, afm, abq, wgf, swc, ssl, gug, wwg, klf, yul, kqx, jak, xkh, sgj, yhp, xzh, uah, xve, spu, rva, sgd, cri, hdw, iqx, euk, lhg, kfn, 1 wholesale jerseys