Ketik disini

Sumbawa

KSB Terus Tagih Deviden di DMB

Bagikan

TALIWANG — Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akan terus menagih deviden saham di PT Daerah Maju Bersaing (DMB). Penagihan dilakukan melalui surat resmi maupun langsung bertemu jajaran direksi.

“Kita sudah dua kali bersurat pada Agustus 2014 lalu. Sampai LKPJ ini dibuat, belum ada tanggapan dari perusahaan,’’ kata Bupati Sumbawa Barat, KH Zulkifli Muhadli dalam sidang paripurna menanggapi fraksi DPRD KSB, kemarin (5/5).

Hingga saat ini total tunggakan deviden perusahaan patungan tiga pemda (Pemrov NTB, KSB dan Sumbawa) untuk KSB saja mencapai Rp 41 miliar lebih. Jumlah tersebut belum termasuk advance deviden/deviden pada tahun 2014.

DMB sendiri bekerja sama dengan PT Multi Capital. Dua perusahaan ini kemudian membentuk PT Multi Daerah Bersaing (MDB), mengakuisisi 24 persen saham PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT). Namun di tengah jalan, tiga pemerintah tadi belum mendapat hak sesuai dengan perjanjian yang dibangun kedua belah pihak.

Pada kesempatan itu, Kyai Zul juga menyampaikan sejumlah hal tersebut dengan pengelolaan keuangan daerah pada tahun 2014 lalu. Termasuk di antaranya penyertaan modal pemda KSB kepada BUMN maupun BUMD. Untuk PDAM, Pemda KSB telah melakukan penyertaan modal dengan total keseluruhan mencapai Rp 13 miliar lebih. PT Bank NTB Rp 14 miliar, BPR NTB Rp 1,5 miliar dan Perusahaan Daerah (Perda) Rp 2,8 miliar.

‘’Untuk PDAM 100 persen sahamnya adalah milik Pemda KSB, demikian halnya dengan Perusda sekitar 99 persen lebih sahamnya milik daerah,’’ sebutnya.

Sementara penyertaan modal Pemda KSB kepada PT DMB sendiri mencapai Rp 500 juta lebih. Dengan persentase kepemilihan saham sekitar 40 persen.

‘’Total jumlah investasi bersih KSB di perusahaan ini mencapai Rp 231 miliar,’’ katanya. (far/r7)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *