Ketik disini

Headline Politika

Awasi Bansos untuk Pilkada

Bagikan

MATARAM – Jelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak, Sekretaris Daerah (Sekda) NTB H Muhammad Nur mengingatkan daerah agar tidak mempermainkan dana hibah dan bantuan sosial (bansos).

a�?Jangan sampai diselewengkan sedemikian rupa untuk kepentingan politik,a�? kata Nur kepada Lombok Post, kemarin (6/5).

Ia menegaskan, pemanfaatan dana hibah maupun bansos sudah memiliki standar normatif. Provinsi maupun kabupaten/kota sudah memiliki tata kelola keuangan yang sama. Termasuk dalam hal alokasi dana bansos. a�?Jadi, tidak bisa asal digelontorkan nantinya,a�? kata Nur.

Sekda juga menekankan bahwa penyaluran bansos dan hibah harus benar-benar tepat sasaran. Tidak bisa asal disalurkan kepada pendukung calon tertentu, khususnya incumbent.

a�?Tentu, penerima bantuan itu juga harus dipastikan benar-benar berwenang sesuai persyaratan,a�? lanjutnya.

Demikian juga dengan prosedur atau mekanisme penyalurannya, harus sesuai aturan. Tidak bisa dicairkan tiba-tiba menjelang pelaksanaan pesta demokrasi akbar tersebut.

Di satu sisi, alokasi maupun penyaluran bansos dan hibah memang selalu menjadi sorotan jelang pelaksanaan pilkada. Pasalnya, dana yang notabene diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu ini rawan rawan diselewengkan pihak tertentu untuk kepentingan pemenangan.

Terkait itu, Sekda juga berharap adanya pengawasan terhadap dana hibah dan bansos oleh semua pihak. Tidak hanya oleh lembaga penegak hukum melainkan juga masyarakat sipil juga harus ikut mengawasi dan melaporkan bila ada indikasi penyalahgunaan dana tersebut.

Pilkada serentak ini menjadi ujian apakah pihak tertentu terutama incumbent tidak menyalahgunakan kewenangannya. a�?Yang jelas, dari provinsi juga sudah melakukan pembinaan secara internal untuk mengantisipasi adanya penyalahgunaan bansos maupun hibah,a�? tandas Nur. (uki/r9)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys